Manfaat dan Khasiat Tanaman Akar Wangi (Vetiveria Zizanioides L. Nash)

Manfaat dan Khasiat Tanaman Akar Wangi (Vetiveria Zizanioides L. Nash)
Tanaman Akar Wangi (Vetiveria Zizanioides L. Nash)


Deskripsi Tanaman Akar Wangi

Tanaman akar wangi adalah tanaman rumput yang sering kita jumpai disekitar kita. Tanaman akar wangi dapat kita jumpai pada daerah pinggir jalan, ladang dan tepi hutan dll. Tanaman akar wangi ini memiliki nama latin Vetiveria Zizanioides L. Nash. Sedangkan dalam bahasa inggris tanaman akar wangi memiliki nama vetiver. Ciri-ciri tanaman akar wangi ini memiliki batang lunak seperti rumput daun yang memanjang dan memiliki akar serabut. Fungsi dan kegunaan tanaman akar wangi bagi sebagian orang digunakan sebagai bumbu masakan.  Namun yang tidak kita ketahui ternyata tanaman akar wangi ini memiliki banyak khasiat dan manfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Akar Wangi

Jawa : Larasetu, Larawastu, dan Rarawestu.
Batak : Hapias, dan Usar
Gayo :Useur
Minangkabau : Akar Babau
Timor : Akar Banda
Sumatra Utara : Morwastu, dan Iser.
Makasar : Usa, dan Urek Usa.
Sunda : Janur, Narawastu, dan Usar.

Klasifikasi Tanaman Akar Wangi

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas: Commelinidae
Ordo: Poales
Famili: Poaceae (suku rumput-rumputan)
Genus: Vetiveria
Spesies: Vetiveria zizanioides L. Nash

Anatomi dan Morfologi Tanaman Akar Wangi

Tanaman akar wangi merupakan salah satu jenis tanaman dari keluarga tanaman rumput-rumputan  (Poaceae). Tanaman akar wangi ini tumbuh tegak dengan ukuran 1,50 m sampai 2,5 m. Batang tanaman akar wangi lunak, beruas-ruas, berwarna putih. Daun tanaman akar wangi tunggal berbentuk seperti pita panjang sedikit keras, dan berwarna hijau. Bunga tanaman akar wangi berbentuk bulir tumbuh diujung batang. Buah tanaman akar wangi berbentuk seperti tanaman padi berduri dan berwarna putih kusam. Akar tanaman akar wangi ini serabut terstruktur, kuat, memiliki rimpang dan berwarna kuning. Cara berkembang biak tanaman akar wangi menggunakan biji dan vegetatif. Habitat tanaman akar wangi berada pada dataran rendah dan tinggi yang banyak memiliki sinar matahari dan curah hujan yang cukup.

Bagian Tanaman Akar Wangi yang Digunakan

Akar

Kandungan Tanaman Akar Wangi

Tanaman akar wangi mengandung minyak atsiri, harsa, zat pahit, vetiverin, vetiveron, veron, vetivazulen

Manfaat dan Khasiat Tanaman Akar Wangi Untuk Kesehatan
  1. Tanaman akar wangi bermanfaat untuk obat gosok penyakit rematik (Obat Luar)
  2. Tanaman akar wangi untuk bahan arak obat
  3. Tanaman akar wangi berguna untuk obat kumur karena menghilangkan bau dimulut.
  4. Tanaman akar wangi sebagai bahan pembuatan minyak vetivera (minyak esensial) dan juga digunakan sebagai bahan dalam industri kosmetik, parfum, dan sabun mandi.
  5. Tanaman akar wangi untuk mengusir serangga.
Catatan

Konsumsilah herbal tanaman akar wangi ini dengan bijak sesuai takaran dan anjuran.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Alim (Lepidium Sativum L)

Manfaat dan Khasiat Tanaman Alim (Lepidium Sativum L)
Tanaman Alim (Lepidium Sativum L)



Deskripsi Tanaman Alim

Tanaman alim adalah tanaman salad yang sering kita jumpai disekitar kita. Tanaman alim ini tersebar di berbagai penjuru dunia. Tanaman alim ini banyak di budidayakan di negara  Inggris, Perancis, Belanda dan Skandinavia. Nama latin tanaman alim ialah Lepidium Sativum L. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman alim memiliki nama garden cress, watercress. Ciri-ciri tanaman alim ini memiliki uuran yang kecil dan berwarna hijau putih mirip tanaman selasa air. Fungsi dan kegunaan tanaman ini bagi sebagaian masyarakat di dunia digunakan sebagai sayur namun yang jarang kita ketahui tanaman alim ini memiliki segudang manfaat dan khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit yang ada ditubuh

Nama Daerah Tanaman Alim

Sumatera : Alim

Klasifikasi Tanaman Alim

Kingdom: Plantae
Order: Brassicales
Family: Brassicaceae
Genus: Lepidium
Species: L. sativum

Anatomi dan Morfologi Tanaman Alim

Tanaman alim merupakan salah satu jenis tanaman dari keluarga Brassicaceae (Tanaman Berbunga). Tanaman alim ini tanaman tahunan dengan ukuran 60 cm (~24 inci), dengan banyak cabang dibagian atas. Bunga tanaman alim berbentuk jorong, memanjang, berwarna merah muda dengan ukuran 2 mm berkerumun di tandan bercabang. Biji tanaman alim terdapat lendir yang menyelubunginya.Tanaman alim ini berkembang biak dengan biji. Tanaman alim ini cocok untuk budidaya tanaman hidroponik. Habitat tanaman alim ini berada tanah yang sedikit ada airnya atau basah.

Bagian Tanaman Alim Yang Digunakan  

Biji

Kandungan Tanaman Alim

Tanaman alim mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin K minyak kental, minyak atsiri, dan myrosin.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Alim
  1. Tanaman alim bermanfaat untuk mengobati penyakit disentri.
  2. Tanaman alim getahnya berguna untuk mengobati sakit infeksi telinga tengah (Otitis Media)
  3. Tanaman alim digunakan untuk membangkitkan selera (Stomakikum).
  4. Tanaman alim berkhasiat untuk peluruh haid.
  5. Tanaman alim untuk ekspetoran.

Catatan

Konsumsilah herbal tanaman alim ini dengan bijaksana dan sesuai takaran.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Anggrek Merpati (Dendrobium Crumenatum Sw)

Manfaat dan Khasiat Tanaman Anggrek Merpati (Dendrobium Crumenatum Sw)
Tanaman Anggrek Merpati (Dendrobium Crumenatum Sw)


Deskripsi Tanaman Anggrek Merpati

Tanaman anggrek merpati adalah tanaman bunga yang sering kita jumpai berada disekitar kita. Tanaman anggrek merpati ini biasanya hidup menempel pada cabang-cabang pohon kenari dan buah-buah-buahan dihutan, dan tepi jalan. Tanaman anggrek merpati mempunyai nama latin Dendrobium Crumenatum Sw. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman anggrek merpati mempunyai nama pigeon orchid. Tanaman anggrek merpati ini penyebarannya  mulai dari Indonesia, Singapura, Thailand, hingga ke Filipina dan Papua,. Tanaman anggrek merpati mempunyai ciri-ciri yaitu memiliki bunga yang berwarna putih ketika bunganya mekar mirip burung merpati. Tanaman anggrek merpati ini berkerabat dekat dengan tanaman Anggrek Karawai, Anggrek Albert, Anggrek Stuberi, Anggrek Jamrud, Anggrek Karawai,Anggrek Larat, Anggrek Kelembai. Fungsi dan kegunaan tanaman anggrek merpati bagi sebagian masyarakat digunakan sebagai tanaman hias. Namun yang jarang kita ketahui ternyata tanaman anggrek merpati ini memiliki segudang manfaat dan khasiat dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Anggrek Merpati

Indonesia : Anggrek Merpati.
Sumatera : Anggrek Bawang, Bunga Angin.

Klasifikasi Tanaman Anggrek Merpati 

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas: Liliidae
Ordo: Orchidales
Famili: Orchidaceae (suku anggrek-anggrekan)
Genus: Dendrobium
Spesies: Dendrobium crumenatum Sw. 

Anatomi dan Morfologi Tanaman Anggrek Merpati

Tanaman anggrek merpati  merupakan salah satu jenis tanaman yang berasal dari keluarga tanaman Orchidaceae atau suku anggrek-anggrekan. Tanaman anggrek merpati ini termasuk tanaman epifit atau tanaman yang menempel pada tanaman lain. Tanaman anggrek merpati memiliki ukuran yang kecil. Tanaman anggrek merpati berdaun lonjong sedikit lancip agak tebal berwarna hijau. Batang tanaman anggrek merpati pada bagian bawah membesar sedangkan pada bagian atas mengecil berwarna putih kehijauan. Bunga tanaman anggrek merpati berwarna putih kecil seperti burung merpati. Bunga tanaman anggrek merpati mempunyai bau yang wanginya akan bertahan satu hari. Akar tanaman anggrek merpati berserabut putih menempel pada pohon inangnya. Tanaman anggrek merpati berkembang biak dengan cara stek batang, pemisahan anakan, dan kultur jaringan. Habitat tanaman anggrek merpati berada pada dataran rendah dan tinggi yang mempunyai suhu sedang atau dingin.

Bagian Tanaman Anggrek Merpati Yang Digunakan

Getah dari batang dan Umbi

Kandungan Tanaman Anggrek Merpati

Tanaman anggrek merpati mengandung zat alkoloid.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Anggrek Merpati Bagi Kesehatan

Tanaman anggrek merpati digunakan sebagai obat tetes telinga, radang telingga dalam (ototis interna)

Catatan

Konsumsilah herba tanaman anggrek merpati ini dengan bijak dan sesuai takaran.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Angsana (Pterocarpus Indicus Willd)

Manfaat dan Khasiat Tanaman Angsana (Pterocarpus Indicus Willd)
Tanaman Angsana (Pterocarpus Indicus Willd)



Deskripsi Tanaman Angsana

Tanaman angsana adalah pohon yang sering kita jumpai berada disekitar kita. Tanaman angsana ini biasanya kita temui berada pada daerah pingir jalan, halaman depan rumah, tepi hutan dan lain-lain. Nama latin tanaman angsana adalah Pterocarpus Indicus Willd. Sedangkan dalam bahasa inggris tanaman angsana ini memiliki nama Malay padauk, red sandalwood, amboyna. Menurut sejarah asal tanaman angsana ini berasal dari daerah Asia. Jenis tanaman dari angsana di dunia ini ada tiga jenis. Ciri-ciri tanaman angsana memiliki batang pohon yang besar, daun yang agak lebar dengan bunga yang berwarna kekuningan. Fungsi dan kegunaan tanaman angsana bagi sebagian orang dianggap sebagai tanaman peneduh dipingir jalan karena sifat tanaman angsana yang mudah beradaptasi dan pertumbuhan tanaman yang cepat sehingga cocok untuk dijadikan tanaman peneduh. Namun yang jarang kita ketahui ternyata tanaman angsana ini juga memiliki segudang manfaat dan khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit yang ada di tubuh.

Nama Daerah Tanaman Angsana

Jawa : Angsana, Sono Kembang, Sono Kayu, dan Sana Kapur.
Betawi : Babaksana.
Aceh : Asan.
Bima : Nara.
Batak : Sena, Sona, dan Hasona.
Nusa Tenggara : Kayu Merah
Maluku : Nara Lala, dan Lalan Ligna.
Sulawesi : Naakir, Acha, Patene, dan Candana.

Klasifikasi Tanaman Angsana

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Fabales
Famili: Papilionaceae
Genus: Pterocarpus
Spesies: Pterocarpus indicus Willd.

Anatomi dan Morfologi Tanaman Angsana

Tanaman angsana merupakan tanaman pohon yang termasuk dalam keluarga jenis tanaman polong-polongan (Papilionaceae). Tanaman angsana ini memiliki ukuran yang dapat mencapai 10 sampai 40 m. Kulit batang tanaman angsana mengandung getah yang berwarna merah. Ujung ranting tanaman angsana berambut. Tanaman angsana ini memiliki dua jenis daun yaitu daun penumpu dan anak daun.  Daun penumpu tanaman angsana ini berbentuk langset dengan panjang 1-2 cm, letak daunnya berseling. Sedangkan anak daun tanaman angsana berbentuk bulat telur memanjang meruncung dan tumpul, pada bagian depan daun bertekstur mengkilat. Jumlah anak daun tanaman angsana 5-13 helaian. Tanaman angsana mempunyai jumlah bunga yang banyak yang berbau harum. Kelopak bunga tanaman angsana  berbentuk lonceng terkadang juga berbentuk seperti tabung bergigi dan mempunyai ukuran tinggi kurang lebih 7 mm. Mahkota bunga tanaman angsana berwarna kuning orange. Dengan ukuran panjang bunga tanaman angsana 7-11 cm, dengan panjang anak tangkai bunga tanaman angsana 0,5- 1,5 cm. Tandan bunga berambut coklat, muncul di ujung dan ketiak daun dengan jumlah sedikit dan tidak mempunyai cabang. Bakal buah tanaman angsana berambut lebat dan bertangkai pendek. Setiap buah tanaman angsana memiliki bakal biji berjumlah 2 sampai 6 biji. Buah tanaman angsana berbentuk polong bersayap agak bulat dan puncuk buah seperti duri. Akar tanaman angsana ini berakar papan atau banir yaitu perkembangan pangkal akar lateral yang berfungsi untuk menegakkan berdirinya tajuk (batang) tumbuhan. Habitat tanaman angsana berada pada hutan daerah tropis dengan ketinggian kurang dari 500 mdpl. Budidaya dan pembibitan tanaman angsana ini melalui biji maupun dengan stek cabang dan rantingnya. Namun yang sering dilakukan dengan diperbanyak melalui stek karena cepat tumbuhnya.

Bagian Tanaman Angsana Yang Digunakan

Kulit kayu, getah (resin), dan daun muda.

Kandungan Tanaman Angsana

Kulit, daun, dan biji tanaman angsana mengandung zat pahit dan saponin.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Angsana
  1. Tanaman angsana bermanfaat untuk mengobati sakit sariawan.
  2. Tanaman angsana berguna untuk menyembuhkan sakit bisul, borok dan mengobati luka.
  3. Tanaman angsana untuk mengobati sakit batu ginjal.
  4. Tanaman angsana digunakan sebagai obat peluruh kencing (diuretik), memperbanyak air kencing, sistitis ( radang kandung kemih), dan sifilis.
  5. Tanaman angsana sebagai obat sakit kencing manis.
Catatan

Konsumsilah herba tanaman angsana ini dengan bijak dan sesuai takaran.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Anting Anting (Acalypha Australis Linn)

Manfaat dan Khasiat Tanaman Anting Anting (Acalypha Australis Linn)
 Tanaman Anting Anting (Acalypha Australis Linn)


Deskripsi Tanaman Anting Anting

Tanaman anting-anting adalah tanaman semak yang sering kita jumpai di sekitar kita. Tanaman anting-anting ini biasanya hidup di pinggir jalan, ladang dan tepi hutan. Nama latin tanaman anting-anting adalah Acalypha Australis Linn. Sedangakan dalam bahasa China tanaman anting-anting ini memiliki nama  tie xian cai. Ciri-ciri tanaman anting-anting ini memiliki ukuran tanaman yang kecil dengan bunga yang tersebar dibawah daun yang berwarna hijau. Tanaman anting-anting ini kerabat dekat dari tanaman ekor kucing. Fungsi dan kegunaan tanaman anting-anting bagi sebagian masyarakat mungkin dianggap sebagai tanaman semak. Namun yang tidak kita ketahui ternyata tanaman anting-anting ini juga memiliki segudang manfaat dan khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Anting Anting

Indonesia : Anting-anting

Klasifikasi Tanaman Anting Anting

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Euphorbiales
Famili: Euphorbiaceae
Genus: Acalypha
Spesies: Acalypha australis Linn

Anatomi dan Morfologi Tanaman Anting Anting

Tanaman anting-anting merupakan salah satu tanaman yang termasuk keluarga jenis tanaman Euphorbiaceae. Tanaman anting-anting ini tumbuh tegak dengan ukuran tanaman 30-50 cm. Tanaman anting-anting ini memiliki banyak percabangan dengan garis memanjang kasar. Daun tanaman anting-anting berbentuk bulat lonjong meruncing dengan ukuran panjang daun 2,5-8 cm lebar daun tanaman anting-anting 1,5-3,5 cm. Pada bagian ujung dan pangkal daun tanaman anting-anting lancip, tepi daun tanaman anting-anting bergerigi, dan letak daunnya berseling. Bunga tanaman anting-anting ini berkelamin tunggal dan berumah satu. Bunga tanaman anting-anting memiliki ukuran kecil, bunganya keluar dari ketiak daun dalam satu rangkaian. Buah dan biji tanaman anting-anting memiliki ukuran yang kecil.Tanaman anting-anting ini berkembang biak menggunakan biji. Habitat tanaman anting-anting pada daerah padang rumput dan dibudidayakan daerah di ketinggian 100-1,200 m (330-3,940 kaki),  sampai dengan 1.900 m (6.200 kaki), di atas permukaan laut.

Bagian Tanaman Anting Anting Yang Digunakan

Seluruh bagian tanaman anting-anting.

Kandungan Tanaman Anting Anting

Tanaman anting-anting mengandung zat pahit, antibiotik, astringen (zat penyejuk).

Manfaat dan Khasiat Tanaman Anting Anting Untuk Tubuh
  1. Tanaman anting-anting berguna untuk mengobati penyakit disentri besiler.
  2. Tanaman anting-anting untuk menyembuhkan sakit diare.
  3. Tanaman anting-anting berkhasiat sebagai obat mimisan.
  4. Tanaman anting-anting bermanfaat untuk mengobati penyakit muntah darah, kencing darah dan luka berdarah.
  5. Tanaman anting-anting digunakan sebagai obat penyejuk, dan antiradang, 
  6. Tanaman anting-anting berguna untuk peluruh kencing.
  7. Tanaman anting-anting untuk mengobati berak darah.
  8. Tanaman anting-anting berkhasiat untuk mengobati bisul, eksim, koreng, dan dermatitis.
  9. Tanaman anting-anting untuk menyembuhkan sehabis digigit ular.
  10. Tanaman anting-anting bermanfaat sebagai obat penyakit malaria
Catatan

Konsumsilah herbal tanaman anting anting ini dengan bijak dan sesuai takaran.



Manfaat dan Khasiat Tanaman Anyang-Anyang (Elaeocarpus Grandiflora J.E.Smith)

Manfaat dan Khasiat Tanaman Anyang-Anyang (Elaeocarpus Grandiflora J.E.Smith)
Tanaman Anyang-Anyang (Elaeocarpus Grandiflora J.E.Smith)


Deskripsi Tanaman Anyang-anyang

Tanaman anyang-anyang adalah tanaman yang sering kita jumpai disekitar kita. Tanaman anyang-anyang ini biasanya hidup hutan dan daerah yang lembab dan berair. Tanaman anyang-anyang ini tersebar mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, dan di Asia juga terdapat di Myanmar, Indo-China, Thailand, Malaysia, Singapura, dan Filipina. Nama latin tanaman anyang-anyang adalah Elaeocarpus Grandiflora J.E.Smith. Sedangkan dalam bahasa inggris tanaman anyang-anyang memiliki nama Lily Of The Valley Tree. Ciri tanaman anyang-anyang ini yaitu daun yang kecil memanjang seperti dasi dengan bunga yang berwarna putih, merah cerah berambut. Fungsi dan kegunaan tanaman anyang-anyang ini bagi sebagian masyarakat digunakan sebagai tanaman hias karena mempunyai bunga yang indah. Namun yang jarang kita ketahui ternyata tanaman anyang-anyang ini memiliki segudang manfaat dan khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Anyang-anyang

Sunda : Anyang-anyang, Ki Sambit
Sumatera : Anyang-anyang
Jawa : Anyang-anyang, Kemaitan, Maitan, Raja Sor, Rejasa

Klasifikasi Tanaman Anyang-anyang

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Dilleniidae
Ordo: Malvales
Famili: Elaeocarpaceae
Genus: Elaeocarpus
Spesies: Elaeocarpus grandiflora J.E.Smith

Anatomi dan Morfologi Tanaman Anyang-anyang

Tanaman anyang-anyang merupakan salah satu jenis tanaman dari keluarga tanaman berbunga (Elaeocarpaceae). Tanaman anyang-anyang pohon tinggi dengan ukuran tinggi batang 6-24 m. Daun tanaman anyang-anyang berbentuk lanset, bertangkai dan tumbuh berjejal di ujung ranting. Daun tanaman anyang-anyang ketika muda berwarna hijau sedangkan yang telah tua akan berwarna merah api. Bunga tanaman anyang-anyang bertandan tumbuh mengantung dengan jumlah bunga 4-6, panjang bunga tanaman anyang-anyang 2-10 cm. Panjang tangkai bunga tanaman anyang-anyang 3 sampai 4,5 cm. Kelopak bunga tanaman anyang-anyang berwarna merah cerah berambut. Mahkota bunga tanaman anyang-anyang berwarna putih, pangkal mahkota bertekstur sisik, ke arah ujung melebar terbagi dalam taju dan memiliki panjang ukuran 2-2,5 cm. Tonjolan dasar bunga tanaman anyang-anyang berambut halus seperti bulu dan rapat. Benang sari tanaman anyang-anyang berambut. Kepala putik tanaman anyang-anyang tidak melebar. Bakal buah tanaman anyang-anyang berbentuk telur dan berambut. Buah tanaman anyang-anyang berbentuk bulat lonjong dengan warna hijau dengan ukuran 3 cm. Habitat tanaman anyang-anyang berada  di hutan terutama di pinggir air (tempat basah), di ketinggian di bawah 500 m dpl. Cara berkembang biak tanaman anyang-anyang ini menggunakan biji dan stek. Cara menanam tanaman anyang-anyang ini di tanaman pada tanah atau dalam pot yang memiliki kandungan unsur hara yang tinggi dengan kelembapan yang cukup.

Bagian Tanaman Anyang-anyang yang Digunakan

Buah, kulit kayu, akar, dan daun

Kandungan Tanaman Anyang-anyang

Tanaman anyang-anyang mengandung elaeokarpid (zat pahit dan beracun) dan saponin.

Manfaat dan  Khasiat Tanaman Anyang-anyang Untuk Kesehatan
  1. Tanaman anyang-anyang untuk peluruh kencing (deuritik).
  2. Tanaman anyang-anyang berguna sebagai obat sakit sifilis atau kencing nanah
  3. Tanaman anyang-anyang digunakan untuk menyembuhkan sakit radang atau infeksi kandung kemih.
  4. Tanaman anyang-anyang bermanfaat untuk mengobati sakit demam.
  5. Tanaman anyang-anyang berkhasiat mengobati cacingan.

Catatan

Konsumsilah herbal tanaman anyang-anyang ini dengan bijak dan sesuai takaran.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Apel (Pyrus Malus Mill)

Manfaat dan Khasiat Tanaman Apel (Pyrus Malus Mill)
Tanaman Apel (Pyrus Malus Mill)

Deskripsi Tanaman Apel

Tanaman apel adalah tanaman buah yang sering kita jumpai berada di sekitar kita. Tanaman apel ini biasanya hidup pada daerah rendah dan dataran tinggi contoh tanaman apel kota Batu Malang. Jenis tanaman apel di dunia ini sekitas 7500 jenis varietas. Nama latin tanaman apel adalah Pyrus Malus Mill. Sedangkan dalam bahasa inggris tanaman ini memiliki nama Apple. Menurut sejarah asal tanaman apel berasal dari daerah Asia Tengah. Tanaman apel mulai di tanam di Indonesia tahun 1934. Ciri tanaman apel ini memiliki pohon yang berukuran sedang sekitar 3 sampai 10 m, berdaun sedang berwarna hijau dengan  bentuk buah apel yang berbentuk lonjong sedikit bulat dan berwarna kuning kemerahan. Rasa dari buah tanaman apel ini ada yang manis dan sedikit masam tergantung jenisnya, bertekstur renyah dan sedikit berair. Kegunaan tanaman apel bagi sebagian masyarakat digunakan untuk komonditi buah saja. Namun ternyata tanaman apel ini juga memiliki segudang manfaat dan khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit yang ada di tubuh.

Nama Daerah Tanaman Apel

Indonesia : Apel

Klasifikasi Tanaman Apel

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Rosales
Famili: Rosaceae (suku mawar-mawaran)
Genus: Pyrus
Spesies: Pyrus Malus Mill.
Anatomi dan Morfologi Tanaman Apel

Tanaman apel merupakan salah satu tanaman dari jenis genus tanaman Pyrus. Tanaman apel pohon apel ini mempunyai ukuran 7-10 m. Batang tanaman apel berkayu cukup keras dan kuat. Tanaman apel mempunyai kulit kayu cukup tebal, warna muda kecoklatan sampai coklat kuning keabu-abuan. Tanaman apel ini memiliki banyak dahan dan ranting. Daun tanaman apel ini berukuran sedang. Bentuk daun tanaman apel berbentuk bulat telur dengan tepian bergerigi kecil. Bunga tanaman apel membesar dan mengembang lalu akan menjadi buah yang padat dan berisi. Buah tanaman apel berbentuk bulat lonjong bersegi empat dengan tangkai buah yang masuk kedalam. Warna buah apel berwarna hijau, kuning, kemerahan. Biji tanaman apel berbentuk seperti bulat sabit berwarna kehitaman. Akar tanaman apel berakar tunggang. Habitat tanaman apel ini berada pada dataran tinggi yang mempunyai temperatur dingin. Cara budidaya tanaman apel secara vegetatif yaitu okulasi tanaman apel, sambungan tanaman apel, dan stek tanaman apel. Budidaya tanaman apel organik penggunaan pupuk kandang dalam meningkatkan unsur hara dalam tanah, penggunaan pestisida alami, dan pemberdayaan musuh alami dalam mengatasi hama tanaman apel.
 
Bagian Tanaman Apel Yang Digunakan

Buah

Kandungan Tanaman Apel

Tanaman apel mengandung senyawa pektin dan zat gizi, antara lain (per 100 g) kalori 58 kalori; karbohidrat 14,9 gram; lemak 0,4 gram, protein 0,3 gram; kalsium 6 mg; fosfor 10 mg; besi 0,3 mg; vitamin A 90 SI, vitamin B1 0,04 mg, vitamin C 5 mg, dan air 84%.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Apel Bagi Kesehatan
  1. Tanaman apel bermanfaat untuk mengobati antiradang.
  2. Tanaman apel berkhasiat menyembuhkan penyakit peluruh kencing (deuritik).
  3. Tanaman apel berguna untuk menyembuhkan sakit diabes melitus.
  4. Tanaman apel digunakan sebagai obat sakit diare.
  5. Tanaman apel sebagai penyejuk (astringen).

Catatan

Konsumsilah herbal tanaman apel ini dengan bijak dan sesuai takaran.