Manfaat dan Khasiat Tanaman Landep (Barleria Prionitis L)

Manfaat dan Khasiat Tanaman Landep (Barleria Prionitis L)
 Tanaman Landep (Barleria Prionitis L)



Deskripsi Tanaman Landep

Tanaman landep adalah tanaman yang sering kita jumpai berada disekitar kita. Tanaman landep ini biasanya hidup di area ladang, tepi hutan, dan juga ditanam di depan rumah. Nama latin tanaman landep adalah Barleria Prionitis L. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman landep mempunyai nama porcupine flower. Menurut sejarah tanaman landep ini berasal dari daerah Asia Tropik dan Afrika Selatan. Ciri tanaman landep ini mempunyai daun yang agak kecil dengan bunga yang berwarna kuning. Fungsi dan kegunaan tanaman landep bagi sebagian masyarakat di Indonesia digunakan untuk tanaman hias di depan rumah karena memiliki bunga yang indah. Namun yang tidak kita ketahui ternyata tanaman landep ini mempunyai banyak manfaat dan khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Landep
Sunda : Jarong, Kembang landep
Jawa : landep
Sumatera : Bunga landak
Madura : landhep
Indonesia : Landep
Arab : Shakhad.
India : Vajradanti, Kurantaka, Koranta, Cateserina, Katsareya,Kantajati, Muti goranta, Shemulli.
Malaysia : Duri landak.
Spanyol : Espinosa amarilla. 

Klasifikasi Tanaman Landep

Kingdom : Plantae
Orders : Lamiales
Family : Acanthaceae
Genus : Barleria
Species : Barleria Prionitis L.

Anatomi dan Morfologi Tanaman Landep

Tanaman landep merupakan salah satu jenis tanaman dari keluarga tanaman berbunga (Acanthaceae). Tanaman landep ini termasuk tanaman perdu dengan tinggi 1,5 – 2 m. Tanaman landep memiliki batang yang berkayu dengan bentuk segi empat, berbuku- buku, memiliki duri kuat yang ada pada ketiak daun. Daun tanaman landep ini tunggal, daun muda tanaman landep ini berambut, letaknya saling berhadapan, dengan panjang tangkai daun dari 4 sampai 8 mm. Helai daun tanaman landep ini bentuknya jorong sampai lanset atau bundar telur memanjang, dengan ujung yang runcing, pangkal daun meruncing mengecil sepanjang tangkai, tepi daun tanaman landep rata agak berombak, dengan ukuran panjang 2 – 18 cm, dan lebar 2 – 6,5 cm. Tulang daun tanaman landep menyirip dan berwarna hijau. Tanaman landep ini bunganya tunggal, berbentuk simetris dengan dua sisi pada ketiak daun. Mahkota bunga tanaman landep ini bertaju lima, berbentuk elips memanjang, berwarna kuning. Buah tanaman landep berbentuk kotak, bulat telur, pipih, dengan ujung buah agak lancip, bertekstur keras, terbagi dua dan berwarna hijau. Biji tanaman landep berbentuk bulat telur, pipih, mengilap seperti beludu, berwarna cokelat. Tanaman landep ini berkembang biak dengan cara biji atau setek batang. Habitat tanaman landep berada pada daerah hutan kering dan hutan semak dengan ketinggian 0 sampai 900 m dari permukaan air laut.

Bagian Tanaman Yang Digunakan

Daun dan Akar

Kandungan Tanaman Landep

Tanaman landep mengandung saponin, flavonoida, polifenol, tanin, garam kalium, dan silikat.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Landep Untuk Kesehatan
  1. Tanaman landep untuk mengobati sakit rematik.
  2. Tanaman landep sebagai obat sakit pinggang.
  3. Tanaman landep berkhasiat untuk menyembuhkan sakit demam
  4. Tanaman landep digunakan untuk mengurangi kadar gula atau diabetes.
  5. Tanaman landep bermanfaat untuk antioksidan.
  6. Tanaman landep berguna untuk mengobati penyakit cacingan.
  7. Tanaman landep sebagai antimikroba, diuretik.
Catatan

Konsumsilah herbal tanaman landep ini dengan bijak dan sesuai takaran.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Jeruk Bali (Citrus Maxima Merr)

Manfaat dan Khasiat Tanaman Jeruk Bali (Citrus Maxima Merr)
Tanaman Jeruk Bali (Citrus Maxima Merr)

Deskripsi Tanaman Jeruk Bali

Tanaman jeruk bali adalah tanaman buah yang sering kita jumpai disekitar kita. Tanaman jeruk bali ini biasanya dapat ditemukan di pekarangan rumah, ladang, dan tempat lainnya. Nama latin jeruk bali adalah Citrus Maxima Merr. Sedangkan dalam bahasa inggris tanaman jeruk bali memiliki nama Pummelo, Grape Fruit, dan Shaddock. Menurut sejarah tanaman jeruk bali ini berasal dari daerah Asia Tenggara dan Asia Selatan. Tanaman jeruk bali ini tersebar di Indonesia, Malaysia, Thailand India, China, Jepang, Philipina, dan Amerika. Ciri-ciri tanaman jeruk bali ini memiliki buah berbentuk bulat sebesar bola sepak  dengan ukuran pohon yang cukup besar. Fungsi dan kegunaan tanaman jeruk bali bagi sebagian masyarakat buahnya digunakan untuk makanan sedangkan kulit buahnya digunakan untuk mainan. Namun yang tidak kita sadari ternyata tanaman jeruk bali ini memiliki berbagai manfaat dan khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Jeruk Bali

Sunda : Jeruk Delima
Jawa : Jeruk Karag, Jeruk Adas, Jeruk Bali, Jeruk Macan, Jeruk Rawa.

Klasifikasi Tanaman Jeruk Bali

Kerajaan : Plantae
Divisi : Magnoliphyta
Kelas : Magnolipsida
Ordo : Sapindales
Famili : Rutaceae
Genus : Citrus
Spesies : Citrus Maxima Merr

Anatomi dan Morfologi Tanaman Jeruk Bali

Tanaman jeruk bali merupakan salah satu jenis dari tanaman dari marga tanaman jeruk atau limau (Citrus). Tanaman jeruk bali ini pohonnya berukuran 5-15 m. Percabangan tanaman jeruk bali rendah dan menyebar.  Tanaman jeruk bali memiliki bentuk daun yang bundar seperti telur sampai jorong dengan ukuran panjang 5-20 cm dan lebar 2-12 cm, terdapat bercak-bercak kelenjar minyak, pangkal membendar sampai agak menjantung, tepi daun tanaman jeruk bali rata sampai bergerigi, ujung daun meruncing menumpul, tangkai daun bersayap melebar, sayap berbentuk jantung terbalik. Bunga tanaman jeruk limau muncul pada ketiak daun dengan satu atau beberapa bunga yang menggelompok. Tanaman jeruk bali memiliki bunga yang besar, daun pada mahkota bunga tanaman jeruk bali berwarna putih. Buah tanaman jeruk bali berbentuk bulat memiliki diameter 10-30 cm berwarna kuning kehijauan. Buah tanaman jeruk bali ini berkulit tebal bagian dalam merah jingga dengan di dalamnya ada beberapa biji yang agak besar. Tanaman jeruk bali ini berkembang biak dengan dua cara yaitu stek dan biji.  Habitat tanaman jeruk bali ini berada pada wilayah yang mempunyai sinar matahari yang cukup banyak dan sedikit curah hujan dengan ketinggan 300m sampai 1400 m dari permukaan air laut.

Bagian Tanaman Jeruk Bali yang Digunakan

Buah

Kandungan Tanaman Jeruk Bali

Tanaman jeruk bali mengandung flavonoid, pectin dan likopen

Manfaat dan Khasiat Tanaman Jeruk Bali Untuk Kesehatan
  1. Tanaman jeruk bali untuk menurunkan kolestrol
  2. Tanaman jeruk bali bermanfaat untuk obat anti kanker
  3. Tanaman jeruk bali berkhasiat untuk mengobati orang depresi (Antidepressant)
Catatan

Konsumsilah herba tanaman jeruk bali ini dengan bijak dan sesuai takaran

Manfaat dan Khasiat Tanaman Laos / Lengkuas (Alpinia Galaga (L). Will)

Manfaat dan Khasiat Tanaman Laos  (Alpinia Galaga (L). Will)
Tanaman Laos  (Alpinia Galaga (L). Will)



Deskripsi Tanaman Laos

Tanaman laos adalah tanaman herba yang sering kita jumpai berada di sekitar kita. Tanaman laos dapat di temukan pada daerah ladang, dan persawahan. Nama latin tanaman laos adalah Alpinia Galaga (L). Will. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman laos mempunyai nama Greater Galangal dan  Blue Ginger. Tanaman laos berasal dari daerah Asia Tropika. Penyebaran tanaman laos ini dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Cina, Hongkong dan India. Ciri-ciri tanaman laos ini berdaun kecil dan memanjang mirip pita dengan ujung yang lancip dengan bunga yang bertandan berwarna putih. Fungsi dan kegunaan tanaman laos bagi sebagian masyarakat digunakan untuk bumbu masakan dan obat karena tanaman laos ini banyak mempunyai manfaat dan khasiat yang baik untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Laos

Sunda : Laja
Jawa : Laos
Madura : Laos
Ternate : Galiasa
Lampung : Lawas

Klasifikasi Tanaman Laos

Kerajaan : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Zingiberales
Famili : Zingiberaceae
Bangsa : Alpinieae
Genus : Alpinia
Spesies : Alpinia Galaga (L). Will

Anatomi dan Morfologi Tanaman Laos

Tanaman laos merupakan salah satu jenis tanaman dari genus tumbuhan temu-temuan (Alpinia). Tanaman laos ini tanaman herba tegak dengan ukuran 2 m lebih, tersusun oleh pelepah-pelepah daun yang bersatu membentuk batang semu. Batang tanaman laos ini berwarna hijau agak keputihan. Daun tanaman laos ini tunggal berwarna hijau  bertangkai pendek dimana letak daunnya saling berseling dengan bentuk daun tanaman laos berbentuk lanset memanjang dan ujungnya meruncing pangkal daun tumpul dengan tepi daun yang rata. Pertulangan daun tanaman laos ini menyirip dengan ukuran  panjang 25-50 cm lebar 4-15 cm. Tanaman laos memiliki bunga majemuk berbentuk lonceng berwarna putih kehijauan dan kekuningan. Rimpang tanaman laos merayap, berdaging, bertekstur mengkilap, beraroma khas, berserat kasar, dan pedas jika tua.  Buah tanaman laos ini buah buni berbentuk bulat bertekstur keras ketika masih muda berwarna hijau sedangkan ketika sudah matang atau tua akan berwarna hitam kecoklatan dengan ukuran diameter sekitar 1 cm. Biji tanaman laos mempunyai ukuran kecil berbentuk lonjong dan berwarna hitam. Tanaman laos berkembang biak dengan cara vegetatif alami yaitu melalui rimpang atau akar tanaman. Habitat tanaman laos berada pada tempat terbuka di daerah lembab bertanah sedikit pasir dengan drainase yang baik dengan suhu 29-32˚C dengan iklim tropis.
Bagian Tanaman Laos Yang Digunakan

Rimpang atau akar

Kandungan Tanaman Laos

Tanaman laos mengandung minyak atsiri, galangol, alpinen, kamfer, dan menthyl-cinnamate.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Laos
  1. Tanaman laos untuk tonikum.
  2. Tanaman laos sebagai obat stamina pria.
  3. Tanaman laos bermanfaat mengobati jamur atau panu
  4. Tanaman laos berkhasiat menyembuhkan sakit rematik, meredakan nyeri.
  5. Tanaman laos digunakan untuk menambah nafsu makan
  6. Tanaman laos untuk antiviral terhadap HIV-1.
  7. Tanaman laos sebagai obat untuk mengeluarkan senyawa kimia dari tubuh dan melindungi sel-sel tubuh
Catatan

Konsumsilah tanaman lengkuas ini dengan bijak dan sesuai takaran

Manfaat dan Khasiat Tanaman Lengkuas Hutan (Alpinia Malaccensis (Burm. F.) Roxb.)

Manfaat dan Khasiat Tanaman Lengkuas Hutan (Alpinia Malaccensis (Burm. F.) Roxb.)
 Tanaman Lengkuas Hutan (Alpinia Malaccensis (Burm. F.) Roxb.)


Deskripsi Tanaman Lengkuas Hutan

Tanaman lengkuas hutan adalah tanaman herba yang sering kita jumpai berada disekitar kita. Tanaman lengkuas hutan dapat kita temukan di hutan tropis. Nama latin tanaman lengkuas hutan adalah Alpinia Malaccensis (Burm. F.) Roxb. Sedangkan dalam bahasa inggris tanaman lengkuas hutan mempunyai nama Ring Malacca. Menurut sejarah tanaman ini berasal dari India. Penyearan tanaman lengkuas hutan ini berada di Indonesia, malaysia, Asia seperti India. Ciri-ciri tanaman lengkuas hutan ini adalah bunga yang berwarna putih dan  daun yang memanjang seperti pita dan memiliki akar rimpang. Fungsi dan kegunaan tanaman lengkuas hutan ini mungkin bagi sebagian orang yang tidak tahu akan menggangap tanaman ini tanaman liar. Namun ternyata tanaman ini memiliki berbagai manfaat dan khasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Lengkuas Hutan 

Jawa : Kamijara
Aceh : Saya
Halmahera : Madamonge
Lampung : Susuk
Ambon : Lawasa malaka
Sunda : Laja Gowah
Nias : Tugala
Maluku : Duhu

Klasifikasi Tanaman Lengkuas Hutan

Divisi : Spermatophyta
Sub Divisi : Angiospermae
Kelas : Monocotylledoneae
Bangsa : Zingiberales
Suku : Zingiberaceae
Marga : Alpinia
Jenis : Alpinia Malaccensis (Burm. F.) Roxb.

Anatomi dan Morfologi Tanaman Lengkuas Hutan

Tanaman lengkuas hutan adalah salah satu tanaman yang berasal dari marga tanaman alpina atau tanaman umbi-umbian. Tanaman lengkuas hutan ini  tanaman herba tegak dengan tinggi 1-4 m. Tanaman lengkuas hutan tumbuh dalam rumput yang rapat. Batang tanaman lengkuas hutan ini berbatang semu yang merupakan kumpulan pelepah daun yang menyatu berwarna hijau muda. Tanaman lengkuas hutan berdaun tunggal berwarna hijau, letaknya berseling, berbentuk kecil memanjang dengan ujung daun yang lancip seperti pita dengan ukuran panjang 40-80 cm dan lebar 9-12 cm. Permukaan daun tanaman lengkuas hutan pada bagian atas bertekstur licin tetapi permukaan daunnya berbulu. Bunga tanaman lengkuas hutan ini majemuk berwarna putih dan tersusun dalam tandan yang muncul pada ujung tangkai atau batang tanaman lengkuas hutan. Tanaman lengkuas hutan mempunyai 3 kelopak buah, berbentuk lengkuk dan berwarna putih. Buah tanaman lengkuas hutan ini buahnya buah buni, berbentuk bulat, bertekstur keras dan berbulu saat belum matang akan berwarna hijau sedangkan ketika sudah matang atau tua akan berwarna menjadi jingga. Biji tanaman lengkuas hutan ini mempunyai biji yang banyak berukuran kecil berbentuk lonjong dan berwarna hitam.  Rimpang tanaman lengkuas hitam ini berwarna coklat kemerahan. Tanaman lengkuas hitam berkembang biak dengan cara generatif (biji) dan vegetatif (tunas pada rimpang). Habitat tanaman lengkuas hutan ini berada pada ketinggian sampai 1.500 dimana banyak hidup pada  daerah hutan dengan kadar curah hujan yang tinggi dan sedikit sinar matahari.

Bagian Tanaman Lengkuas Hutan Yang Digunakan

Rimpang atau akar.

Kandungan Tanaman Lengkuas Hutan

Tanaman lengkuas hutan mengandung minyak asiri, saponin, flavonoid, dan tanin.

Manfaat dan Khasiat Lengkuas Hutan

Tanaman lengkuas hutan digunakan untuk obat bisul
Tanaman lengkuas hutan untuk mengobati cedera.
Tanaman lengkuas hutan berkhasiat sebagai antioksidan yang tinggi.

Catatan 

Konsumsilah herbal tanaman lengkuas hutan ini dengan bijak dan sesuai takaran.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Bligo (Benincasa hispida Thunb. Cogn.)

Manfaat dan Khasiat Tanaman Bligo (Benincasa hispida Thunb. Cogn.)
Tanaman Bligo (Benincasa hispida Thunb. Cogn.)


Deskripsi Tanaman Bligo

Tanaman blingo adalah tanaman menjalar yang sering kita jumpai disekitar kita. Tanaman blingo biasanya dapat ditemui di ladang, kebun, depan rumah dan area persawahan. Nama latin tanaman blingo adalah Benincasa hispida Thunb. Cogn. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman blingo mempunyai nama Winter melon,  ash gourd, white gourd, winter gourd, tallow gourd, dan Chinese preserving melon. Penyebaran tanaman blingo terdapat di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Ciri-ciri tanaman blingo ini memiliki buah yang berbentuk bulat lonjong dan berwarna hijau agak besar mirip buah melon namun kulitnya halus dan memiliki bulu halus berserbuk putih. Fungsi dan kegunaan tanaman blingo bagi sebagian masyarakat dibuat untuk makanan seperti manisan. Namun yang jarang kita ketahui ternyata tanaman bligo ini memiliki segudang manfaat dan khasiat untuk mengobati macam-macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Bligo

Minangkabau : Kundue
Aceh : Kundo
Bugis : Kunrulu
Simalur : Kudul
Lampung : Sardak
Nias : Undru
Dayak : Butong
Sunda : Leyor, Beligo
Jawa : Baligo
Madura : Bhaligu, Kondur

Klasifikasi Tanaman Bligo

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Dilleniidae
Ordo: Violales
Famili: Cucurbitaceae (suku labu-labuan)
Genus: Benincasa
Spesies: Benincasa hispida (Thunb.) Cogn.

Anatomi dan Morfologi Tanaman Bligo

Tanaman bligo merupakan salah satu jenis tanaman yang berasal dari jenis keluarga tanaman labu-labuan (Cucurbitaceae). Tanaman bligo ini hidupnya menjalar atau merambat pada tanah atau tanaman lain. Tanaman bligo batangnya ini lunak berbulu dan berwarna hijau, Tanaman bligo berdaun tunggal, berbentuk bulat dengan tepian rata, ujung daun tumpul sedangkan pada bagian pangkal membulat dengan ukuran panjang 10-17 cm dan lebar 9-15c cm. Daun tanaman bligo berwarna hijau. Bunga tanaman bligo ini tunggal berkelamin dua, bunganya tumbuh pada ketiak daun. Mahkota bunga tanaman bligo ini berbulu halus dan berwarna kuning. Buah tananaman bligo ini termasuk buah buni, berbentuk bulat lonjong memanjang, berdaging dengan ukuran 15-20 cm, berwarna hijau keputihan. Biji tanaman bligo berbentuk bulat telur berwarn putih kekuningan dan berbentuk pipih. Akar tanaman bligo ini akarnya tunggang berwarna putih kecoklatan. Tanaman bligo ini berkembang biak menggunakan biji. Habitat tanaman bligo ini berada di ketinggian 1 – 1500 meter diatas permukaan laut. Tanaman bligo menyukai tanah yang bertektur kering dengan sinar matahari yang cukup tinggi.
Bagian Tanaman Bligo Yang Digunakan

Buah dan biji

Kandungan Tanaman Bligo

Tanaman bligo mengandung zat alkoloid kukurbitina, miosina, dan vitelin.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Bligo Untuk Kesehatan
  1. Tanaman bligo untuk mendinginkan dan membersihkan paru-paru.
  2. Tanaman bligo sebagai obat penyakit disentri.
  3. Tanaman bligo berguna untuk mengobati sakit kencing manis (diabetes).
  4. Tanaman bligo digunakan untuk menyembuhkan penyakit radang usus.
  5. Tanaman bligo bermanfaat sebagai obat sembelit.
  6. Tanaman bligo berkhasiat untuk mengobati sakit pendarahan pada organ dalam.
Catatan

Konsumsilah herbal tanaman bligo ini dengan bijak dan sesuai takaran.


Manfaat Tanaman Bangun-bangun (Coleus amboinicus Lour)

Manfaat dan Khasiat Tanaman Bangun-bangun (Coleus amboinicus Lour)
Tanaman Bangun-bangun (Coleus amboinicus Lour)



Deskripsi Tanaman Bangun-bangun

Tanaman bangun-bangun adalah tanaman semak yang sering kita jumpai disekitar kita. Tanaman bangun-bangun ini dapat ditemui di daerah ladang, kebun, dan didepan rumah. Nama latin tanaman bangun-bangun adalah  Coleus amboinicus Lour. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman bangun-bangun mempunyai nama Country borage, Indian mint, Mexican mint. Menurut sejarah tanaman bangun-bangun ini berasal dari Afrika. Ciri-ciri tanaman bangun-bangun ini memiliki batang yang beruas dan daun yang berbentuk bulat telur bergigi dan berdaging. Fungsi dan kegunaan tanaman bangun-bangun bagi sebagian masyarakat digunakan untuk pakan ternak dan tanaman hias. Namun yang tidak kita tahu ternyata tanaman bangun-bangun ini memiliki segudang manfaat dan khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Bangun-bangun
  • Indonesia : Bangun-bangun, Daun Jinten, Daun Hati-hati.
  • Melayu : Sukan
  • Sunda: Aceran
  • Jawa: Daun Kucing, Daun Kambing
  • Madura: Majha Nereng
  • Bali: Iwak
  • Flores: Golong 
Klasifikasi Tanaman Bangun-bangun

Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Asteridae
Ordo: Lamiales
Famili: Lamiaceae
Genus: Coleus
Spesies: Coleus amboinicus Lour

Anatomi dan Morfologi Tanaman Bangun-bangun

Tanaman bangun-bangun merupakan salah satu jenis tanaman dari keluarga tanaman berbunga (Lamiaceae).Tanaman bangun-bangun ini tanaman terna tahunan. Tanaman bangun-bangun memiliki pangkal batang yang berkayu, menaik, dan berukuran tinggi 1 m. Batang tanaman bangun-bangun beruas, dan batangnya kebayakan akan menyentuh tanah. Daun tanaman bangun-bangun ini tunggal, bertekstur berdaging, berbentuk bulat telur, dengan ujung pangkalnya yang meruncing dengan tepian bergerigi, tetapi untuk bagian pangkal daun tidak bergerigi. Pertulangan daun tanaman bangun-bangun menyirip, dan bercabang-cabang membentuk seperti jala. Permukaan daun tanaman bangun-bangun ini memiliki rambut tebal, seperti beledu berwarna putih dengan panjang 5-7 cm, dan lebar 4–6 cm dan warnanya hijau muda, jika diremas daun tanaman bangun-bangun berbau harum. Bunga tanaman bangun-bangun majemuk berupa tandan dengan panjang 20 cm, bunganya muncul dari ujung percabangan, dan ketiak daun dengan warna biru keunguan. Biji tanaman bangun-bangun bertekstur keras, gepeng, dan berwarna coklat muda. Tanaman bangun berkembang biak dengan biji. Habitat tanaman bangun-bangun ini berada pada wilayah subtropis dan tropis dengan curah hujan yang cukup.

Bagian Tanaman Bangun-bangun Yang Digunakan

Daun.

Kandungan Tanaman Bangun-bangun

Tanaman bangun-bangun mengandung asam exalacetic, circimaritin, ß-sitosterol glukosida,  flavon, salvigenin, methoxygenkwanin, quercetin, chrysoeriol, luteolin, apigenin, flvanone, eriodyctol dan flavanol, taxifolin, minyak esensial, kaya timol, carvacrol, eugenol, chavicol dan etil salisilat


Manfaat dan Khasiat Tanaman Bangun-bangun Untuk Kesehatan
  1. Tanaman bangun-bangun digunakan untuk mengobati infeksi tenggorokan.
  2. Tanaman bangun-bangun untuk menyembuhkan sakit batuk, asma, bronkhitis, flu, dan hidung tersumbat.
  3. Tanaman bangun-bangun bermanfaat untuk obat sakit demam.
  4. Tanaman bangun-bangun berkhasiat untuk mengobati sakit diare, cacingan, dan perut kembung.
  5. Tanaman bangun-bangun sebagai obat sakit rematik.
  6. Tanaman bangun-bangun untuk meningkatkan kesehatan hati.
  7. Tanaman bangun-bangun digunakan sebagai obat sakit alergi pada kulit dan luka.

Catatan 

Konsumsilah herbal tanaman bangun-bangun ini dengan bijak dan sesuai takaran.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Puring (Codiaeum Variegatum Bi.)

 
Manfaat dan Khasiat Tanaman Puring (Codiaeum Variegatum Bi.)
Tanaman Puring (Codiaeum Variegatum Bi.)



Deskripsi Tanaman Puring

Tanaman puring adalah tanaman semak perdu yang sering kita jumpai disekitar kita. Tanaman puring ini biasanya dapat kita temui di pekarangan rumah, ladang, kebun, kuburan dan tepi jalan. Nama latin tanaman puring adalah Codiaeum Variegatum Bi. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman puring mempunyai nama Croton. Menurut sejarah tanaman puring ini berasal dari Indonesia. Penyebaran tanaman puring ni berada pada daerah subtropis dan tropis. Ciri tanaman puring ini mempunyai daun yang berwarna-warni dengan ukurang pohon yang tidak terlalu besar. Tanaman puring ini banyak memiliki kulvitar jenis dari daun seperti tanaman puring merah, tanaman puring kuning, tanaman puring orange, tanaman puring jingga dan lain-lain. Fungsi dan kegunaan tanaman puring bagi sebagian masyarakat digunakan sebagai tanaman hias karena mempunyai daun yang indah. Namun yang tidak kita ketahui ternyata tanaman puring ini memiliki segudang manfaat dan khasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Puring

Indonesia : Puring, Pudeing,Tarimas

Klasifikasi Tanaman Puring

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Euphorbiales
Famili: Euphorbiaceae
Genus: Codiaeum
Spesies: Codiaeum variegatum Bi.

Anatomi dan Morfologi Tanaman Puring

Tanaman puring merupakan salah satu jenis tanaman dari keluarga tanaman berbunga (Euphorbiaceae). Tanaman puring ini tanaman semak perdu dengan ukuran dapat mencapai 3 M. Batang tanaman puring berbentuk bulat, berkayu, bertekstur keras, terdapat banyak cabang dan berwarna coklat kehijauan. Daun tanaman puring ini berdaun tunggal berbentuk bulat telur, lonjong dan ada juga yang berbentuk linier seperti pita dengan ujung yang meruncing, pertulangan daun menjari. Daun tanaman puring berwarna merah kehitaman kekuningan dan kehijauan. Bunga tanaman puring ini majemuk berbentuk tandan dan protandri. Buah tanaman puring berbentuk seperti kapsul dengan diameter 2 mm, berwarna kuning kehijauan. Biji tanaman puring kecil seperti pasir berwarna coklat. Akar tanaman puring ini akar tunggang berwarna kuning muda. Tanaman puring berkemban biak dengan cara stek dan cangkok batang. Cara menanam tanaman puring ini tergolong mudah karena sifat tanaman puring yang mudah beradaptasi kita cukup menanamnya pada tanah yang mempunyai banyak unsur hara dan terdapat sedikit air. Habitat tanaman puring ini berada pada daerah yang beriklim tropis dengan suhu diatas 10°C karena tanaman puring ini memyukai sinar matahari dan sedikit air.

Bagian Tanaman Puring Yang Digunakan

Daun

Kandungan Tanaman Puring

Tanaman puring mengandung senyawa saponin, flavonoid, dan polifenol

Manfaat dan Khasiat Tanaman Puring Untuk Kesehatan
  1. Tanaman puring untuk obat penyakit sipilis
  2. Tanaman puring digunakan untuk mengobati sakit perut.
  3. Tanaman puring bermanfaat untuk menyembuhkan sakit sembelit.
  4. Tanaman puring berkhasiat sebagai obat cacingan.

Catatan 

Konsumsilah herbal tanaman puring ini dengan hati-hati karena tanaman ini juga mengandung racun yang dapat menyebabkan eksim pada kulit.