Manfaat Tanaman Cenama Gajah (Schefflera elliptica (Blume) Harms Araliaceae)

Foto atau Gambar Tanaman Cenama Gajah (Schefflera elliptica (Blume) Harms Araliaceae)

Foto atau Gambar Tanaman Cenama Gajah (Schefflera elliptica (Blume) Harms Araliaceae)
Tanaman Cenama Gajah (Schefflera elliptica (Blume) Harms Araliaceae)


Deskripsi Tanaman Cenama Gajah

Tanaman cenama gajah adalah tanaman semak abadi yang hidup disekitar kita. Tanaman cenama gajah ini dapat dijumpai pada daerah  sungai dan juga sering di sepanjang pantai dan di vegetasi mangrove. Nama latin tanaman cenama gajah adalah Schefflera elliptica (Blume) Harms Araliaceae. Tanaman cenama gajah ini berasal dari daerah Asia Tropis. Persebaran tanaman cenama gajah dari Taiwan, Andaman dan Kepulauan Nicobar, Myanmar, Thailand, Kamboja, Laos, Vietnam, Malaysia, Indonesia, Filipina ke New Guinea, Australia. Ciri-ciri tanaman cenama gajah ini mempunyai daun berwarna hijau dengan tangkai daun yang agak panjang berbentuk alternate. Fungsi dan kegunaan tanaman cenama gajah bagi sebagian masyarakat biasanya digunakan untuk tanaman hias sepanjang pinggir jalan, taman dan kebun. Namun yang tidak kita tahu tanaman cenama gajah ini memiliki banyak manfaat dan khasiat untuk mengobati macam-macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Cenama Gajah

Ara Bebari, Bunga Kuku Langsuir, Cenama Gajah

Klasifikasi Tanaman Cenama Gajah

Kingdom : Plantae
Phylum : Charophyta
Class : Equisetopsida
Subclass : Magnoliidae
Superorder : Asteranae
Order : Apiales
Family : Araliaceae
Ggenus : Schefflera
Species : Schefflera elliptica

Anatomi dan Morfologi Tanaman Cenama Gajah

Tanaman cenama agajah merupakan salah satu jenis tanaman yang berasal dari keluarga tanaman berbunga (Araliaceae). Tanaman cenama gajah ini termasuk tanaman semak parenial (abadi) atau pohon kecil yang mana ukuran tanaman ini dapat mencapai 10 m. Tanaman cenama gajah ini mempunyai batang berkayu, bercabang banyak dan ukuran diameter batanyanya dapat mencapai 9 cm. Daun tanaman cenama gajah berwarna hijau, daun alternate, selebaran elips seluruhnya dan berwarna petiolate. Bunga tanaman cenama  menghasilkan malai bunga lima warna hijau muda. Buah  cenama gajag berbentuk ovoid ke ellipsoid atau subglobose dengan ukuran 3-4 mm, saat kering berbentuk kerucut  piramida. Habitat tanaman cenama gajah di hutan primer dan sekunder dan belukar, sering di sepanjang sungai dan juga sering di sepanjang pantai dan di vegetasi mangrove, pada ketinggian sampai 2.500 meter dari permukaan air laut. Tanaman cenama gajah berkembang biak dengan cara dengan biji dan stek batang.

Bagian Tanaman Cenama Gajah Yang Digunakan

Daun, Kayu Akar

Kandungan Tanaman Cenama Gajah 

Tanaman cenama gajah mengandung zata lectins asam oleanoli, lutein, alkohol lemak

Manfaat dan Khasiat Cenama Gajah
  1. Kulit kayu canama gajah digunakan untuk pengobatan batuk.
  2. Kayu cenama gajah yang dihaluskan berkhasiat untuk meringankan sakit gigi.
  3. Akar cenama gajah dicampur dengan nasi, dimakan untuk menyembuhkan penyakit mengantuk.
  4. Daun cenama gajah digunakan untuk menyembuhkan luka.
  5. Tanaman cenama gajah berguna untuk mengobati penyakit kudis.

Catatan

Ibu hamil dan menyusui tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi tanaman ini.

Manfaat Jeringau (Acorus calamus L. Acoraceae)

Foto atau gambar Jeringau (Acorus calamus L. Acoraceae)
Jeringau (Acorus calamus L. Acoraceae)



Deskripsi Tanaman Jeringau

Jeringau adalah tanaman semak rumput yang sering kita temukan ada disekitar kita. Tanaman jeringau ini biasanya hidup di tepi sungai, kolam, rawa, parit dan tempat lainnya. Nama latin jeringau ialah Acorus calamus L. Acoraceae. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman jeringau mempunyai nama Sweet Flag dan Calamus. Menurut sejarah asal usul tanaman jeringau berasal dari Asia. Persebaran tanaman jeringau dari daerah dari Kaukasus melalui Asia Barat dan Siberia ke China, India dan Asia Tenggara. Sebagian besar juga tumbuh Amerika Utara dan banyak dinaturalisasi di tempat lainnya. Ciri Ciri tanaman jeringau mempunyai daun yang seperti pita memanjang dengan bunga yang berbentuk bulat memanjang. Menurut masyarakat Banjar tanaman jeringau ini dipercaya sebagai tanaman pengusir roh-roh jahat dan digunakan untuk beberapa kegian ritual. Fungsi dan kegunaan tanaman jeringau bagi sebagian masyarakat digunakan sebagai pakan ternak dan tanaman hias. Namun yang tak kita ketahui ternyata tanaman jeringau ini banyak manfaat dan khasiat dalam pengobatan untuk menyembuhkan macam-macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Jeringau

Jawa : Dlingo
Indonesia : Jeringau

Klasifikasi Jeringau

Kingdom: Plantae
Subkingdom: Tracheobionta
Superdivisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Liliopsida
Subkelas: Arecidae
Ordo: Arales
Famili: Acoraceae
Genus: Acorus
Spesies: Acorus calamus  L. Acoraceae

Anatomi dan Morfologi Tanaman Jeringau

Tanaman jeringau merupakan salah satu jenis tanaman yang berasal dari keluarga tanaman berbunga (Acoraceae). Tanaman jeringau ini tanaman semak tahunan (parenial) yang berbentuk mirip tanaman rerumputan namun dengan ukuran yang lebih besar 30 cm sampai 100 cm berbentuk menyerupai iris. Tanaman jeringau ini terdiri dari jambul daun basal yang tumbuh dari rimpang yang menyebar. Daun tanaman jeringau  berwarna hijau kekuning-kuningan, radikal, dengan selubung merah muda pada bagian bawah, berbentuk pedang, rata dan sempit, menjorok ke titik yang panjang dan akut, dan memiliki pembuluh darah yang paralel. Tanaman jeringau daunnya memiliki tepi halus, yang bisa bergelombang atau berkerut. Batang bunga tanaman jeringau berbentu segitiga yang solid bangkit dari tangkai daun luar. Tongkol bunga tanaman jeringau semi tegak muncul dari satu sisi tangkai bunga. Tongkol bunga jeringau padat, silindris, meruncing pada setiap ujungnya, dan panjangnya 5 sampai 10 cm. Tongkol bunga padat dengan bunga yang berwarna kuning kehijauan kecil. Setiap bunga tanaman jeringau berisi enam kelopak dan benang sari yang dilapisi kelopak bunga dengan enam divisi, mengelilingi ovarium tiga sel, dengan stigma sessile. Bunga tanaman jeringau berbau harum. Di Eropa, bunga tanaman jeringau muncul pada sekitar satu bulan di akhir musim semi atau awal musim panas, tapi biasanya tidak berbuah. Buahnya tanaman jeringau berbentuk berry diisi dengan lendir, yang saat matang jatuh ke dalam air dan dengan demikian menyebar. Bahkan di Asia, buahnya sedikit, dan menyebar sendiri terutama oleh pertumbuhan rimpangnya, membentuk koloni.  Cara budidaya jeringau ini menggunakan biji. Habitat tanaman jeringau  di tanah lembab dan air dangkal di parit, rawa, tepi sungai dan kolam.

Bagian Tanaman Jeringau Yang Digunakan

Daun, batang, dan akar.

Kandungan Jeringau

Tanaman jeringau mengandung zat alkaloid, flavonoid, gusi, lektin, lendir, fenol, kuinon, saponin, gula, tanin, dan triterpen.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Jeringau Bagi Kesehatan
  1. Khasiat tanaman jeringau untuk mengobati bisul.
  2. Manfaat tanaman jeringau berguna dalam mengobati sakit sakit perut, perut kembung, kehilangan nafsu makan.
  3. Tanaman jeringau digunakan untuk obat sakit radang sendi.
  4. Tanaman jeringau untuk mengobati sakit stroke.
  5. Tanaman jeringau berkasiat untuk mengobati kelainan kulit.
  6. Tanaman jeringau berguna sebagai obat penenang.
Catatan

Konsumsilah tanaman obat jeringau ini dengan bijak dan sesuai takaran. Ibu hamil dan menyusui dilarang minum tanaman jeringau ini.

Manfaat Tanaman Mangkokan (Polyscias scutellaria)

gambar atau foto Tanaman Mangkokan (Polyscias scutellaria)
 Tanaman Mangkokan (Polyscias scutellaria)


Deskripsi Tanaman Mangkokan

Tanaman mangkokan adalah tanaman hias yang sering kita jumpai berada disekitar kita. Tanaman mangkokan ini biasanya dapat kita temukan di halaman depan rumah, pekarangan, kebun dan juga tempat lainnya. Nama latin tanaman mangkokan ialah Polyscias scutellaria. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman mangkokan ini mempunyai naman shield aralia, dan plum aralia.  Menurut sejarah daun mangkokan ini berasal dari daerah Kepulauan Pasifik Barat Daya. Persebaran tanaman mangkokan ini berada Asia Tenggara - Indonesia ke New Guinea dan Pasifik barat. Ciri-ciri tanaman mangkokan ini mempunyai daun yang mirip mangkok bulat berwarna hijau. Fungsi dan kegunaan tanaman mangkokan bagi sebagian masyarakat digunakan untuk tanaman hias karena tanaman mangokokan ini mempunyai bentuk daun yang indah. Namun yang tidak kita ketahui ternyata tanaman mangkokan ini dapat juga digunakan dalam pengobatan berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Mangkokan

Indonesia : Daun Mangkokan

Klasifikasi Tanaman Mangkokan

Kingdom: Plantae
Subkingdom: Tracheobionta
Superdivisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Subkelas: Rosidae
Ordo: Apiales
Famili: Araliaceae
Genus: Polyscias
Spesies: Polyscias scutellaria (Burm. f.) Fosberg

Anatomi dan Morfologi Tanaman Mangkokan

Tanaman mangkokan merupakan salah satu jenis tanaman yang termasuk dalam keluarga tanaman pinang-pinangan (Araliaceae). Tanaman mangkokan ini tanaman semak cemara bercabang yang mana tanaman ini dapat tumbuh dari 1-6 m.  Batang tanaman mangkokan ini berkayu bulat kecil berwarna coklat biasanya tumbuh lurus. Daun tanaman mangkokan berbentuk bulat melengkung seperti mangkok berwarna hijau muncul berseling muncul dari batang.  Bunga tanaman mangkokan ini berukuran kecil berwarna kuning. Akar tanaman mangkokan tunggang berwarna coklat keputihan. Budidaya tanaman mangkokan ini dengan cara semai biji dan stek. Habitat tanaman mangkokan berada didataran rendah dengan sinar matahari yang penuh.

Bagian Tanaman Mangkokan Yang Digunakan

Daun, Akar

Kandungan Tanaman Mangkokan

Tanaman mangkokan mengandung  alkaloid, flavonoid, fenolik dan saponin

Manfaat dan Khasiat Tanaman Mangkokan Bagi Kesehatan
  1. Daun dan akar tanaman mangkokan dikombinasikan dengan tanaman peterseli, digunakan sebagai diuretik.
  2. Jus daun tanaman mangkokan telah digunakan untuk meringankan sakit perut dan memperlancar persalinan.
  3. Tanaman mangkokan berkhasiat untuk  peluruh, antiseptik, dan deodoran.
Catatan 

Konsumsilah herbal tanaman mangkokan ini dengan bijak dan sesuai takaran.

Manfaat Daun Gatal (Laportea Decumana)

Foto atau gambar Daun Gatal (Laportea Decumana)
Tanaman Daun Gatal (Laportea Decumana)

Deskripsi Daun Gatal

Daun gatal adalah tanaman semak menahun yang sering kita jumpai berada disekitar hutan. Tanaman daun gatal ini biasanaya hidup didaerah hutan basah dan tempat lainnya. Nama latin daun gatal adalah Laportea Decumana. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman gaun gatal ini memiliki nama stinging tree dan ant plants. Tanaman daun gatal ini merupakan tanaman asli dari Papua. Persebaran tanaman daun gatal dari Asia Tenggara - Indonesia dari Kalimantan bagian selatan timur sampai New Guinea. Ciri-ciri daun gatal ini mempunyai daun yang permukaan terdapat bulu-bulu halus dengan ukuran tanaman yang tidak terlalu besar. Fungsi dan kegunaan daun gatal bagi sebagian masyakat digunakan sebagai obat untuk pegal-pegal. Namun yang jarang kita tahu ternyata tanaman daun gatal ini memiliki manfaat lebih dari pada obat pegal-pegal yaitu dalam penyembuhan berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Daun Gatal

salat,nik, nondi, gofe, pisi, nunt, nontz, nakau

Klasifikasi Daun Gatal

Kingdom: Plantae
Subkingdom: Tracheobionta
Superdivisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Subkelas: Dilleniidae
Ordo: Urticales
Famili: Urticaceae
Genus: Laportea
Spesies: Laportea decumana (Roxb.) Wedd.

Anatomi dan Morfologi Daun Gatal


Tanaman daun gatal merupakan salah satu jenis tanaman yang berasal dari keluarga tanaman jelatang-jelatangan. Tanaman daun gatal ini termasuk tanaman semak menahun atau parennial yang mana tumbuhan ini dapat tumbuh mencapai 2 m. Daun gatal memiliki batang yang banyak dan lunak, rapuh, bercabang dengan baik  dan memiliki senjata berupa rambut panjang dan kaku yang tersusun rapat dan iritan. Tanaman daun gatal ini memiliki bentuk elips dengan ujung daun lancip dan bagian bawah daun tumpul dengan tekstur yang kasar dan memiliki bulu yang halus.  Bunga jantan daun gatal  mempunyai empat benang sari, empat tepalsdan buah yang achene. Biji tanaman daun gatal ini kecil berwarna hitam. Akar tanaman daun gatal ini akar tunggang. Budidaya tanaman daun gatal dengan cara semai biji. Habitat tanaman daun gatal berada  hutan dan semak belukar di dataran rendah pada ketinggian rendah, menyukai tempat teduh dan sering ditemukan di tanah yang basah dan kering.


Bagian Daun Gatal Yang Digunakan

Daun

Kandungan Daun Gatal

Daun gatal mengandung onoridin, tryptophan, histidine, alkaloid, flavonoid, asam formiat dan authraguinones.

Manfaat dan Khasiat Daun Gatal Bagi Kesehatan

  1. Daun muda daun gatal segar dimakan dengan ubi jalar atau talas sebagai obat untuk sakit usus.
  2. Daun gatal pada bagian daunnya digosok atau dibelai dengan lembut di berbagai bagian tubuh untuk mengatasi demam, nyeri pada tubuh, kelelahan, sakit perut dan sakit kepala.

Catatan

Konsumsilah herbal tanaman daun gatal ini dengan bijak dan sesuai takaran.

Manfaat Sangitan (Sambucus Javanica Reinv)

Gambar atau foto Sangitan (Sambucus Javanica Reinv)
Tanaman Sangitan (Sambucus Javanica Reinv)


Deskripsi Sangitan

Tanaman sangitan adalah tanaman semak yang sering kita jumpai berada disekitar kita. Tumbuhan sangitan ini biasanya dijumpai di daerah persawahan, didekat sungai dan ladang. Nama latin tanaman sangitan adalah Sambucus Javanica Reinv. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman sangitan ini mempunyai nama  Chinese Elder. Menurut sejarah asal usul tanaman sangitan ini aslinya berasal dari Indonesia. Ciri-ciri tanaman sangitan ini tanaman kecil perdu dengan bunga yang berwarna putih agak krem. Fungsi dan kegunaan tanaman sangitan bagi sebagian masyarakat digunakan sebagai pakan ternak karena dianggap sebagai tanaman liar. Namun yang jarang kita tahu ternyata tanaman sangitan ini juga bisa digunakan tanaman obat sangitan dalam penyembuhan berbagai macam pernyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Sangitan

Melayu : Sangitan, Kelak Nasi
Aceh : Abur 
Bengkulu : Babalat
Sunda : Kerak Nasi
Jawa Tengah : Brobos Kebo
Maluku : Sanitan
Tidore : Halemaniri

Klasifikasi Tanaman Sangitan

Kingdom: Plantae
Subkingdom: Tracheobionta
Superdivisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Subkelas: Asteridae
Ordo: Dipsacales
Famili: Caprifoliaceae
Genus: Sambucus
Spesies: Sambucus javanica Reinw.Ex Bl

Anatomi dan Morfologi Sangitan

Tanaman sangitan merupakan salah satu jenis tanaman dari keluarga tanaman honeysuckle (Caprifoliaceae). Tanaman sangitan ini termasuk tanaman semak  tahunan. Pohon sangitan dapat tumbuh dari 1- 3 m.  Tanaman sangitan mempunyai ranting saling berdesakan dan membentuk perdu, tampak unik bagian daunnya. Daun sangitan ini daunnya berukuran 2–3 cm, dengan ujung meruncing membuat daunnya semakin sempit dan helaiannya seperti menutup. Bunga sangitan berwarna putih agak krem di pucuk tanaman sehingga kelihatan menonjol. Tanaman sangitan mempunyai bentuk mahkota bunga seperti bintang, pertumbuhannya mengarah ke atas dan sekilas mirip payung. Habitat sangitan biasanya tumbuh di hutan primer atau sekunder, aliran sungai, padang rumput di ketinggian 300 - 2.600 mpdl. Budidaya sangitan ini dengan cara menyamai bijinya.

Bagian Tanaman Sangitan Yang Digunakan

Daun, batang, dan akar.

Kandungan Tanaman Sangitan

Kandungan tanaman sangitan pada bagian daun, batang dan akar mengandung minyak esensial, asam ursolik, beta sitosterol, alfa amyrin palmitat, KNO, dan tanin.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Sangitan Bagi Kesehatan
  1. Manfaat daun sangitan berguna dalam pengobatan sakit ginjal.
  2. Khasiat daun sangitan untuk mengobati sakit beri-beri.
  3. Akar tanaman sangitan digunakan dalam pengobatan bengkak dan memar, tulang patah, reumatik, pegal linu, dan sakit kuning.
  4. Tanaman sangitan bermanfaat untuk mengobati  keram, nyeri tulang, memar, kulit terbakar, bercak hitam di wajah, 
  5. Tanaman sangitan berkhasiat untuk menghaluskan kulit dan merangsang saraf.
Catatan 

Konsumsilah herbal  sangitan ini dengan bijak dan sesuai takaran. Ibu hamil dilarang untuk mengkonsumsi tanaman herbal ini karena dapat menyebabkan kematian pada janin.

Manfaat Bidara Upas (Merremia Mammosa Hall. f.)

Gambar atau foto  Bidara Upas (Merremia Mammosa Hall. f.)
Tanaman Bidara Upas (Merremia Mammosa Hall. f.)


Deskripsi Pengertian Tanaman Bidara Upas

Bidara upas adalah tanaman umbi-umbian yang sering kita jumpai berada disekitar kita. Tanaman bidara upas biasaya dapat jumpai di daerah sekitar hutan, ladang, pekarangan rumah dan tempat lainnya. Nama latin tanaman bidara upas adalah Merremia Mammosa Hall. f. Menurut sejarah asal tanaman bidara upas berasal dari daerah Asia Tenggara tepatnya negara Filipina. Persebaran tanaman bidara upas ini dari  daerah India, Kepulauan Andaman, Vietnam, Filipina, Indonesia, Malaysia, dan Indo-China. Ciri-ciri tanaman bidara upas ini mempunyai umbi yang mirip kentang. Fungsi bidara upas bagi sebagian masyarakat serat tanamannya digunakan untuk bahan pakaian, karena mengkilat seperti kain satin dan memberikan rasa sejuk kepada pemakai. Namun yang tidak kita tahu ternyata tanaman bidara upas ini bisa digunakan dalam pengobatan untuk mengobati macam-macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Bidara Upas

Indonesia : Bidara Upas
Jawa : Widara Upas, Blanar
Ambon : Hailale

Klasifikasi Bidara Upas

Kingdom: Plantae
Subkingdom: Tracheobionta
Superdivisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Subkelas: Asteridae
Ordo: Solanales
Famili: Convolvulaceae
Genus: Merremia
Spesies: Merremia mammosa Hall. f.

Anatomi dan Morfologi Bidara Upas

Tanaman bidara upas merupakan salah satu jenis tanaman yang termasuk dalam keluarga tanaman berbunga (Convolvulaceae).  Tanaman bidara upas ini tanaman umbi-umbian yang merambat atau menjalar pada tanaman lain yang ukuran tingginya dari 3 sampai 6 m. Daun tanaman bidara upas berbentuk bulat telur melebar, dengan pangkal berbentuk hati. Umbi bidara upas ini seperti kentang. Umbi bidara upas letaknya berkumpul hingga 6-7 buah dan beratnya dapat mencapai 5 kg. Kulit umbi bidara upas berwarna kuning kecoklatan, kulitnya tebal bergetah warna putih, bila kering warnanya menjadi coklat. Bunga bidara upas majemuk, yakni sejumlah 1-4 kuntum, membentuk payung, berwarna putih, dan apabila menjadi buah bidara upas, kelopaknya tidak gugur. Biji bidara upas berwarna kelabu sampai hitam, dengan pinggirannya yang berbulu kecoklatan. Budidaya tanaman bidara upas ini dengan cara menyamai bijinya , stek batang atau dengan menanam umbinya. Habitat tanaman bidara upas pada tanah basah seperti didekat aliran sungai, dan tumbuh dengan baik di daerah tropik dari dataran rendah sampai ketinggian 250 mdpl.


Bagian Bidara Upas Yang Digunakan

Getah dan umbi tanaman bidara upas.

Kandungan Bidara Upas

Bidara upas mengandung polifenol, triterpenoid, terpenoid, dan flavonoid.

Manfaat dan Khasiat Bidara Upas Untuk Kesehatan

  1. Khasiat tanaman bidara upas untuk menyembuhkan sakit demam.
  2. Manfaat tanaman bidara upas berguna dalam mengobati radang tenggorokan.
  3. Bidara upas khasiat untuk mengobati sakit pernapasan.
  4. Ekstrak bidara upas untuk mengobati disentri.
  5. Getah tanaman bidara upas diterapkan secara eksternal untuk mengobati gigitan ular, luka bakar, demam, disentri, keracunan, dada dan tenggorokan dan edema.
  6. Manfaar bidara upas untuk mengobati sakit kencing manis, sembelit, muntah darah.

Catatan 

Konsumsilah herba bidara upas dengan bijak dan sesuai takaran.


Manfaat Kapas Cinde (Asclepias Curassavica L.)

Gambar atau foto Kapas Cinde (Asclepias Curassavica L.)
Tanaman Kapas Cinde (Asclepias Curassavica L.)


Deskripsi Tanaman Kapas Cinde

Tanaman kapas cinde adalah tanaman semak yang sering kita jumpai berada disekitar kita. Tanaman kapas cinde biasanya dapat dijumpai disekitar hutan, pinggir jalan, pekarangan rumah. Nama latin dan nama ilmiah tanaman kapas cinde ialah Asclepias Curassavica L. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman kapas cinde mempunyai nama Lood Flower, atau Blood Flower, Cotton Bush, hierba De La Cucaracha, Mexican Butterfly Weed, Redhead, Scarlet Milkweed,  dan Wild Ipecacuanha. Menurut sejarah asal tanaman kapas cinde ini berasal dari daerah Amerika Tropis. Persebaran tanaman kapas cinde dari daerah Benua Amerika, Kepulauan Virginia,  Asia Seperti China, Indonesia dan Australia. Ciri fisik dan karakteristik tanaman kapas cinde mempunyai daun yang memanjang, berbunga kecil berwarna merah dan kuning. Fungsi dan kegunaan tanaman kapas cinde bagi masyarakat terkadang dianggap sebagai tanaman hias saja. Namun yang tak kita ketahui ternyata tanaman kapas cinde ini mempunyai segudang manfaat dan khasiat dalam mengobati berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Kapas Cinde

Indonesia : Kapas Cinde

Klasifikasi Tanaman Kapas Cinde

Kingdom: Plantae
Subkingdom: Tracheobionta
Superdivisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Subkelas: Asteridae
Ordo: Gentianales
Famili: Asclepiadaceae
Genus: Asclepias
Spesies: Asclepias curassavica L.

Anatomi dan Morfologi Tanaman Kapas Cinde


Tanaman kapas cinde merupakan salah satu jenis tanaman yang termasuk dalam keluarga tanaman biduri-bidurian (Asclepiadaceae). Tanaman kapas cinde ini tanaman semak tahunan  yang dapat tumbuh setinggi 1 m (3,3 kaki) dan memiliki tangkai berwarna abu-abu pucat. Daun tanaman kapas cinde tersusun berlawanan dengan batangnya dan berbentuk tombak atau berbentuk antara memanjang sampai lanset. Bunga tanaman kapas cinde bunga majemuk terdiri dari 10-20 bunga. Bunga tanaman kapas cinde berwarna merah pada bagian luarnya dan kuning pada bagian dalam bunganya, berbunga sepanjang tahun dengan ukuran 5-10 cm. Buah tanaman kapas cinde berbentuk elips ramping seperti torpedo.  Biji tanaman kapas cinde berwarna coklat yang berbentuk bulat telur dan memiliki ukuran panjang 6-7 mm. Budidaya kapas cinde ini berkembang biaknya dengan cara semai biji. Habitat tanaman kapas cinde berada pada daerah tropis padang rumput, tanah tandus dan sepanjang pinggir jalan pada ketinggian dari permukaan laut sampai lebih dari 1.500 meter.

Bagian Tanaman  Kapas Cinde Yang Digunakan

Getah, Akar, daun, dan bunga kapas cinde. 

Kandungan Tanaman Kapas Cinde

Tanaman kapas cinde mengandung glikosida jantung yang meliputi asclepin, calotropin, uzarin , genin bebasnya, calactin, coroglucigenin, uzarigenin,  asam oleanolic, ß- sitosterol, dan glikosida asclepin. Getah tanaman kapas cinde mengandung quercetin, asam caffeic, sterol, flavonoid, karbohidrat, asam lemak dan asam lendir

Manfaat dan Khasiat Tanaman Kapas Cinde Bagi Kesehatan

  1. Akar tanaman kapas cinde bermanfaat untuk obat penurun panas
  2. Rebusan akar tanaman kapas cinde digunakan dalam pengobatan disentri dan sebagai obat kumur untuk mata yang terinfeksi.
  3. Akar tanaman kapas cinde berkhasiat untuk digunakan sebagai emetik ( Anti mual dan muntah) dan pencahar.
  4. Pasta yang terbuat dari daun yang dihancurkan, dikombinasikan dengan garam, minyak sayur dan roti, digunakan untuk mengobati borok atau bisul di kulit.
  5. Jus dari seluruh tanaman digunakan untuk mengobati kurap, luka, ruam, dan dermatitis.
  6. Ekstrak dari getah tanaman kapas cinde digunakan untuk merangsang sistem saraf pusat 
  7. Tanaman kapas cinde untuk obat antihypercholesterolemic (mengurangi kolesterol), anti prostat, dan oestrogenik.
Catatan 

Konsumsilah herba tanaman kapas cinde ini dengan bijak dan sesuai takaran.