Manfaat dan Khasiat Tanaman Jure ( Nerium Indicum Mill)

Gambar Tanaman Jure ( Nerium Indicum Mill)
Tanaman Jure ( Nerium Indicum Mill)



Deskripsi Tanaman Jure

Tanaman jure adalah tanaman bunga yang sering kita jumpai berada di sekitar kita. Tanaman jure ini biasanya dapat di jumpai di halaman depan rumah, di pekarangan dan lain-lain. Nama latin tanaman jure adalah Nerium Indicum Mill. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman jure memiliki nama Oleander. Menurut sejarah tanaman jure ini berasal dari Afrika Utara dan Mediterania Timur. Persebaran tanaman jure ini dari daerah Maroko, Portugal, Mediterania, China, Asia Selatan, Semenanjung Arab, Indonesia, Amerika, Inggris. Ciri-ciri tanaman jure memiliki daun yang kecil memanjang dan bunga berwarna pink. Fungsi dan kegunaan tanaman jure bagi sebagian masyarakat digunakan untuk tanaman hias karena bunga tanaman jure ini memiliki warna yang indah. Namun yang tidak kita ketahui ternyata tanaman jure ini dapat digunakan untuk obat herbal alami dalam pengobatan berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Jure

Jawa : Jure, kembang mentega
Bali : Kenyeri 
Indonesia : Bunga Mentega, Bunga Oleander, Bunga Jepun
Filipina: baladre, adelfa
China: jia zhu tao 

Klasifikasi Tanaman Jure

Kingdom: Plantae
Subkingdom: Tracheobionta
Superdivisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Subkelas: Asteridae
Ordo: Gentianales
Famili: Apocynaceae
Genus: Nerium
Spesies: Nerium oleander L. Synonim : Nerium indicum Mill.

Anatomi dan Morfologi Tanaman Jure

Tanaman jure merupakan  salah satu jenis tanaman dari keluarga tanaman berbunga (Apocynaceae). Tanaman jure ini termasuk semak perdu tumbuh tegak dengan ukuran tinggi tanaman 2 sampai 5 m. Daun tanaman jure ini berbentuk garis lanset, tebal, bertangkai sekitar 2 cm yang agak membengkok dengan ibu tulang yang menonjol. Tanaman jure memiliki panjang daun sekitar  7-20 cm dan lebar 1-3 cm. Daun tanaman jure berwarna hijau, ujung dan pangkal daun meruncing dan tepi daun rata. Bunga tanaman jure berkelompok dengan bunga yang berbentuk malai muncul pada ujung ranting atau batang.  Mahkota bunga tanaman jure berbentuk corong seperti tabung pada pangkalnya mengecil. Bunga tanaman jure berwarna merah muda terkadang juga  ada yang berwarna putih. Akar tanaman jure ini akar tunggang berwarna coklat. Buah tanaman jure memiliki ukuran panjang 15 sampai 25 cm, berbentuk bulat dengan alur memanjang mirip buah tanaman kamboja. Biji tanaman jure ini kecil memanjang dimana pada bagian atas berambut putih berguna untuk terbang dalam penyebaran bijinya ketika bijinya sudah matang. Tanaman jure ini memiliki getah berwarna putih, beracun.dan pahit. Budidaya tanaman jure ini berkembangbiak dengan cara perbanyakan stek batang dan biji. Habitat tanaman jure pada daerah kering dengan sinar matahari yang banyak dan curah hujan yang sedikit yang mana hidup dari 1-700 m diatas permukaan laut

Bagian Tanaman Jure Yang Digunakan

Daun

Kandungan Tanaman Jure

Tanaman jure mengandung zat eriodorin, karabin, asam tanat, kanerin, asam 12, 13-dihidroursolat, glikosida jantung (oleandrin), 16-dehidroadinerigenin, neritalosid, odorosid, asam kanerat, asam nerikumarat, asam isonerikumarat, oleanderol, kanerodian, asam oleanderolat, kanerin, dan neriuminin, serta neridiginoside.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Jure Untuk Kesehatan
  1. Tanaman jure untuk menguatkan jantung.
  2. Tanaman jure berkhasiat peluruh kencing (deuritik).
  3. Tanaman jure digunakan obat peluruh dahak (ekspetoran).
  4. Tanaman jure berguna untuk menyembuhkan penyakit hespes.
  5. Tanaman jure bermanfaat sebagai obat anti kanker.
  6. Tanaman jure untuk obat antibakteri.
  7. Tanaman jure berguna sebagai obat antijamur.
  8. Tanaman jure dapat digunakan sebagai insektisida alami.
  9. Tanaman jure berkhasiat untuk mengobati sakit bengkak,
Catatan

Konsumsilah herbal tanaman jure ini dengan bijak dan sesuai takaran. Tanaman jure ini juga mengandung sedikit racun maka diperlukan dosis khusus dalam mengokonsumsinya.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Asoka (Ixora Coccinea)

Gambar Tanaman Asoka (Ixora Coccinea)
Tanaman Asoka (Ixora Coccinea)




Deskripsi Tanaman Asoka

Tanaman asoka adalah tanaman hias yang sering kita jumpai berada disekiar kita. Tanaman asoka ini biasanya di tanaman di pot atau ditanam di pekarangan dan halaman depan rumah. Nama latin tanaman asoka adalah Ixora Coccinea. Dalam bahasa Inggris tanaman asoka mempunyai nama Jungle Geranium, Flame Of the Woods, dan Jungle Flame. Menurut sejarah asal dari tanaman asoka ini berasal dari daerah India Selatan dan Sri Langka. Persebaran tanaman asoka ini dari daerah Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, Kamboja, Laos dan Thailand. Ciri-ciri tanaman asoka ini memiliki daun yang berukaran agak besar berwarna hijau dan bunga yang bertandan kecil-kecil berwarna merah. Fungsi dan kegunaan tanamana asoka bagi sebagian masyarakat di Indonesia mungkin hanya dianggap sebagai tanaman hias saja karena tanaman asoka memiliki bunga yang indah. Namun kita tidak tahu tanaman asoka ini banyak memiliki manfaat dan khasiat untuk pengobatan berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Asoka

Jawa : Asoka
Sumatera : Kembang Santen Merah
Sunda : Soka Beureum
Ternate : Saya Mami

Klasifikasi Tanaman Asoka

Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Asteridae
Ordo : Rubiales
Famili : Rubiaceae (suku kopi-kopian)
Genus : Ixora
Spesies : Ixora coccinea L.

Anatomi dan Morfologi Tanaman Asoka

Tanaman asoka merupakan salah satu jenis tanaman yang berasal dari  keluarga tanaman kopi-kopian. Tanaman asok ini termasuk tanaman perdu dengan ukuran 1 sampai 4 m. Batang tanaman asoka ini tegak, berkayu percabangan banyak. Daun tanaman asoka ini berdaun tunggal letaknya saling berhadapan. Daun tanaman asoka berbentuk lonjong dengan pangkal daun yang meruncing dengan tepi daun yang rata. Pertulanagan daun tanaman asoka ini menyirip dengan ukuran panjang daun 3-7 cm, dan lebar 3-5 cm. Tanaman asoka memiliki daun yang berwarna kekuningan ketika muncul ketika daun tumbuh akan berwarna hijau.  Bunga tanaman asoka ini majemuk, dan berkelamin dua berwarna merah. Tanaman asoka memiliki kelopak bunga yang berbentuk corong dengan benang sari yang berjumlah empat, dengan ukuran bunga 0,5 cm. Kepala benang sari tanaman asoka melekat pada mahkota. Buah tanaman asoka ini buahnya buni bulat lonjong berwarna merah. Bunga tanaman asoka ini akan berbunga sepanjang tahun. Biji tanaman asoka berbentuk pipih lonjong dan berwarna putih. Akar tanaman asoka ini akar tunggang berwarna kecoklatan. Budidaya tanaman asoka ini berkembangbiaknya dengan cara biji dan stek. Habitat tanaman asoka berada pada daerah lembab dengan sinar matahari yang sedang yang mana tanaman ini dapat di tanam pada daerah yang tingginya dibawah 600 m dari permukaan laut.

Bagian Tanaman Asoka Yang Digunakan

Bunga, daun, dan batang dan akar

Kandungan Tanaman Asoka

Tanaman asoka mengandung zat asam ursolic, asam oleanolic, sitosterol, rutin, lecocyanadin, anthocyanin, proanthocyanidins, dan glikosida dari kaempferol dan quercetin.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Asoka Bagi Tubuh
  1. Tanaman asoka untuk obat sakit perut seperti mual, diare, merangsang sekresi lambung.
  2. Tanaman asoka berkhasiat untuk mengobati sakit borok, bisul kronis dan luka.
  3. Tanaman asoka bermanfaat sebagai obat analgesik.
  4. Tanaman asoka berguna untuk antiseptik.
  5. Tanaman asoka digunakan astringent.
  6. Tanaman asoka sebagai obat diuretik.
  7. Tanaman asoka untuk obat penenang alami.
  8. Tanaman asoka berkhasiat sebagai obat sakit gonore. 
  9. Tanaman asoka bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit kanker.
  10. Tanaman asoka digunakan untuk menambah nafsu makan.
  11. Tanaman asoka berguna sebagai obat sakit batuk darah (Hemoptisis), demam dan sakit kepala.
  12. Tanaman asoka untuk mengobati sakit keputihan, nyeri haid
Catatan 

Konsumsilah herbal tanaman asoka ini dengan bijak dan sesuai takaran. Tidak di anjurkan untuk wanita yang sedang hamil.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Katuk (Sauropus Androgynus)

Gambar Tanaman Katuk (Sauropus Androgynus)
Tanaman Katuk (Sauropus Androgynus)

 
Deskripsi Tanaman Katuk

Tanaman katuk adalah tanaman pohon yang sering kita jumpai ada disekitar kita. Tanaman katuk ini biasanya hidup di daerah ladang, hutan dan ditanam di depan rumah. Nama latin tanaman katuk adalah Sauropus androgynus. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman katuk memiliki nama star gooseberry, dan sweet leaf. Menurut sejarah tanaman katuk ini asalnya ini berasal dari daerah India dan Asia Tenggara. Persebaran tanaman katuk ini dari daerah India, Vietnam, Malaysia, India, China, Indonesia, Filipina. Ciri-ciri tanaman katuk ini memiliki daun yang membulat kecil berwarna hijau. Fungsi dan kegunaan tanaman katuk mungkin bagi sebagian masyarakat digunakan untuk tanaman sayur dan dijadikan pagar hidup. Namun ternyata tanaman katuk ini bisa dijadikan obat untuk mengobati berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Katuk

Melayu : Memata
Minangkabau : Simani
Sunda : Katuk
Jawa : Kebing dan Katukan
Madura : Kerakur
Klasifikasi Tanaman Katu

Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Malpighiales
Famili : Phyllanthaceae
Genus : Sauropus
Spesies : S. Androgynus

Anatomi dan Morfologi Tanaman Katuk

Tanaman katuk merupakan tanamansalah satu jenis tanaman yang berasal dari keluarga tanaman menir-meniran ( Phyllanthaceae). Tanaman katuk ini termasuk tanaman semak, dengan ukuran  tinggi 1- 2 m. Batang tanaman katuk ini berkayu ramping. Tanaman katuk ini mempunyai daun yang kecil, berbentuk bulat lonjong berwarna hijau gelap dengan panjang 5 sampai 6 cm dan letak daunnya saling berhadapan. Tangkai daun tanaman katuk ini sekitar 20 cm. Bunga tanaman katuk berwarna merah gelap atau kuning dengan bercak merah gelap dan berbunga muncul sepanjang tahun. Buah tanaman katuk ini berwarna putih kekuningan terkadang agak merah 1,5 cm berbentuk bulat lonjong dengan ukuran sekitar 1,5 cm. Ketika buah tanaman katuk matang akan pecah dan didalam satu buah tanaman katuk ini terdapat 4 biji. Biji tanaman katuk ini berbentuk pipih berwarna hitam. Akar tanaman katuk tunggang berwarna putih kecoklatan. Budidaya tanaman katuk ini berkembangbiaknya dengan cara stek dan biji. Habitat tanaman katuk tumbuh secara alami  pada daerah yang cukup lembab pada dataran rendah tropis dengan iklim pertengahan elevasi, umumnya di daerah hutan terbuka dengan posisi terendah  dengan suhu tahunan 17 sampai 25 ° C, dan suhu tertinggi 28-34 ° C, curah hujan tahunan 1400-5000 mm dan musim kemarau dari 5 bulan atau kurang, dan syarat  tumbuh pada dataran rendah hingga 1.300 di atas permukaan laut.

Bagian Tanaman Katuk Yang Digunakan

Daun

Kandungan Tanaman Katuk

Tanaman katuk mengandung sterol, resin, tanin, saponin, alkaloid, flavonoid, terpenoid, glikosida, fenol, katekol, polifenol, anthocyanin, karotenoid, asam askorbat, fenolat, steroid, dan alkaloid.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Katuk Untuk Kesehatan
  1. Tanaman katuk digunakan untuk memperlancar asi pada ibu menyusui.
  2. Tanaman katuk untuk mengobati demam.
  3. Tanaman katuk berkhasiat untuk memperlancar kencing.
  4. Tanaman katuk bermanfaat sebagai antioksidan alami.
Catatan 

Konsumsilah herbal tanaman katuk ini dengan bijak dan sesuai takaran. Karena tanaman katuk ini memiliki kandungan racun yaitu  papaverina.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Lampes (Ocimun Sanctum L)

Gambar Tanaman Lampes (Ocimun Sanctum L)
Tanaman Lampes (Ocimun Sanctum L)


Deskripsi Tanaman Lampes

Tanaman lampes adalah tanaman semak yang sering kita jumpai berada disekitar kita. Tanaman lampes ini dapat dijumpai pada daerah tepi hutan, ladang, dan tepi sawah. Nama latin tanaman lampes adalah Ocimun Sanctum L. Sedangkan dalam bahasa Inggris tananaman lampes memiliki nama Holy Basil, Tulasi, dan Tulsi. Menurut sejarah asal tanaman lampes ini berasal dari daerah tropis Asia Barat. Persebaran tanaman lampes ini dari daerah India, Indonesia, Thailand, Asia Barat, Australia, Semenanjung Arab, Kepulauan Melayu, Malaysia dan Kepulauan Pasifik Ciri-ciri tanaman lampes ini memiliki daun yang kecil mirip tanaman kemangi namun agak keunguan pada daun dan batangnya. Fungsi dan kegunaan tanaman lampes bagi sebagian masyarakat mungkin dianggap sebagai tanaman liar atau gulma. Namun sering tidak kita ketahui ternyata tanaman obat lampes ini memiliki segudang manfaat dan khasiat untuk  mengobati berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Lampes

Jawa Tengah : Lampes 
Sunda : Lampes
Madura : Kemanghi
Bali : Uku-uku
Ternate : Lufe-lufe 

Klasifikasi Tanaman Lampes

Kingdom: Plantae
Order: Lamiales
Family: Lamiaceae
Genus: Ocimum
Species: O. tenuiflorum
Binomial name: Ocimum tenuiflorum atau Ocimum sanctum L.

Anatomi dan Morfologi Tanaman Lampes

Tanaman lampes merupakan salah satu jenis dari keluarga tanaman berbunga (Lamiaceae). Tanaman lampes ini termasuk tanaman semak tahunan berdiri tegak, bercabang banyak dengan ukuran tanaman sekitar  30-60 cm, Batang tanaman lampes ini berwarna hijau atau ungu, berbulu pada ujung batangnya. Daun tanaman lampes berbentuk bulat lonjong bergerigi berwarna hijau keunguan dengan ukuran sekitar 2-5 cm, pertulangan daun menyirip. Daun tanaman lampes ini mempunyai bau yang sangat wangi. Daun tanaman lampes ini memiliki tangkai daun. Akar tanaman lampes ini berakar tunggang dan serabut berwarna coklat keputihan. Bunga tanaman lampes ini bunganya majemuk malai berwarna putih keunguan  bertandan memanjang. Bunga tanaman lampes biasanya akan muncul dari Juni hingga Agustus. Biji tanaman lampes ini berbentuk bulat kecil seperti biji tanaman kemanggi. Budidaya tanaman lampes ini berkembangbiak dengan cara biji. Habitat tanaman lampes berada pada daerah yang tenaungi lembab sedikit sinar matahari 0 sampai ketinggian 600 m dpl.

Bagian Tanaman Lampes Yang Digunakan

Daun, dan Biji.

Kandungan Tanaman Lampes

Tanaman lampes mengandung minyak asiri, saponin, eugenol, euginal, asam urosolic, carvacrol,  linalool, limatrol, caryophyllene, metil carvico, methoxybenzene, sitosterol,  xylose dan polisakarida  flavonoid, dan polifenol.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Lampes Untuk Tubuh
  1. Tanaman lampes bermanfaat untuk sakit diabetes atau kencing manis.
  2. Tanaman lampes berkhasiat sebagai obat batuk.
  3. Tanaman lampes digunakan untuk menghilangkan bau badan.
  4. Tanaman lampes berguna untuk obat sariawan.
  5. Tanaman lampes untuk melancarkan pernapasan.
  6. Tanaman lampes sebagai obat anti bakteri e coli
  7. Tanaman lampes berguna untuk menurunkan kolestrol.
  8. Tanaman lampes berkhasiat sebagai antioksidan.
  9. Tanaman lampes sebagai obat penyakit kanker.

Catatan 

Konsumsilah tanaman lampes ini dengan bijak dan sesuai takaran

Manfaat dan Khasiat Tanaman Daun Dewa (Gynura Divaricata L. DC.)

Gambar tanaman Daun Dewa (Gynura divaricata L. DC.)
 Tanaman Daun Dewa (Gynura divaricata L. DC.)


Deskripsi Tanaman Daun Dewa

Tanaman daun dewa adalah tanaman semak yang sering kita jumpai disekitar kita. Tanaman daun dewa ini biasanya dapat dijumpai pada daerah tepi hutan, ladang, dan lain-lain. Nama latin tanaman daun dewa adalah Gynura divaricata L. DC. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman daun dewa memiliki nama  Senecio divaricata. Menurut sejarah tanaman daun dewa berasal dari daerah Asia. Persebaran tanaman daun dewa ini mulai dari daerah Cina, Vietanam, Malaysia, dan Indonesia. Ciri-ciri tanaman daun dewa ini memiki daun yang kecil bergerigi berambut halus. Fungsi dan kegunaan tanaman daun dewa menurut sebagian masyarakat mungkin dianggap sebagai tanaman semak biasa. Namun yang tidak kita ketahui ternyata tanaman daun dewa ini memiliki banyak  manfaat dan khasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Daun Dewa

Indonesia : Daun Dewa
Sumatera : Beluntas Cina
Jawa : Tigel Kio

Klasifikasi Tanaman Daun Dewa

Kingdom : Plantae
Divisi : Tracheophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Asterales
Famili : Asteraceae
Genus : Gynura
Spesies : Gynura divaricata (L.) DC.

Anatomi dan Morfologi Tanaman Daun Dewa

Tanaman daun dewa merupakan salah satu jenis tanaman dari keluarga tanaman gynura.  Tanaman daun dewa ini tanaman terna tahunan berbatang tegak. Tanaman daun dewa memiliki ukuran tinggi tanaman sekitar 20 cm.  Tanaman daun dewa ini memiliki daun tunggal dengan tepi beregerigi dan hampir menjari dengan 1-16 lekukan dengan ujung daun yang lancip. Tangkai daun tanaman daun dewa ini pendek. Daun tanaman daun dewa ini bertekstur  lemas seperti daun tempuyung dengan warna permukaan daun berwarna hijau. Permukaan daun tanaman daun ini berambut lembut. Bunga tanaman daun dewa ini muncul pada ujung batang. Tangkai bunga tanaman daun dewa ini terdiri dari beberapa bunga. Bunga tanaman daun dewa ini majemuk berbentuk kancing ketika belum mekar. Namun setelah bunga tanaman daun dewa mekar bunganya  berbentuk seperti kumpulan benang sari berwarna kuning cerah yang membulat, kelopak bunga tanaman daun dewa berwarna hijau berbentuk seperti cawan. Tanaman daun dewa memiliki umbi yang berwarna keabu-abuan. Umbi tanaman daun dewa memiliki panjang sekitar 2-5cm dengan penampang sekitar 3cm. Budidaya tanaman daun dewa ini cara berkembang biaknya mengggunakan umbi dan stek batang. Habitat tanaman daun dewa di daerah dengan ketinggian 200-800 mdpl dengan keadaan yang lembab dan sinar matahari yang sedang.

Bagian Tanaman Daun Dewa Yang Digunakan

Daun

Kandungan Tanaman Daun Dewa

Tanaman daun dewa mengandung flavonoid, saponin, dan minyak atsiri.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Daun Dewa
  1. Tanaman daun dewa untuk mengobati sakit darah tinggi.
  2. Tanaman daun dewa bermanfaat untuk obat penyakit diabetes.
  3. Tanaman daun dewa berkhasiat sebagai obat sakit liver.
  4. Tanaman daun dewa berguna untuk pengobatan sakit asam urat.
  5. Tanaman daun dewa digunakan untuk pengobatan anti radang.
  6. Tanaman daun dewa untuk meredakan rasa nyeri (analgesik).
  7. Tanaman daun dewa mengobati luka memar.
  8. Tanaman daun dewa berguna sebagai obat untuk menghentikan pendaharan.
  9. Tanaman daun dewa digunakan sebagai obat peluruh kencing.
  10. Tanaman daun dewa untuk obat penurun panas.
  11. Tanaman daun dewa berguna untuk pembersih racun yang ada dalam tubuh
Catatan

Konsumsilah herbal tanaman daun dewa ini dengan bijak dan sesuai takaran

Manfaat dan Khasiat Tanaman Suji (Dracaena Angustifolia Medik. Roxb)

Gambar tanaman suji
Tanaman Suji (Dracaena Angustifolia Medik. Roxb)




Deskripsi Tanaman Suji

Tanaman suji adalah salah satu jenis tanaman hias yang sering kita jumpai berada disekitar kita. Tanaman daun suji biasanya dapat ditemukan diladang, halaman depan rumah, tepi hutan dan lain-lain. Nama latin tanaman daun suji adalah Dracaena angustifolia Medik. Roxb. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman daun suji memiliki nama Margined Narrow, Leaf Pleomele. Menurut sejarah tanaman daun suji ini asalnya dari daerah Asia Tenggara. Tanaman suji penyebaranya dari daerah Hainan, Taiwan, Bhutan, Kamboja, India, Kepulauan Andaman, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Papua Nugini, Filipina, Thailand, Vietnam, Australia. Ciri-ciri dari tanaman daun suji ini memiliki daun yang kecil lancip berwarna hijau seperti pita. Fungsi dan kegunaan tanaman suji bagi sebagian masyarakat digunakan untuk tanaman hias dan perwarna makanan hijau alami. Namun yang jarang kita ketahui ternyata tanaman suji ini memiliki berbagai manfaat dan khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit yang ada di tubuh.

Nama Daerah Tanaman Suji

Indonesia : Suji

Klasifikasi Tanaman Suji

Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Asparagales
Famili : Ruscaceae (Dracaenaceae)
Genus : Dracaena
Spesies : Dracaena Angustifolia Medik. Roxb.

Anatomi dan Morfologi Tanaman Suji

Tanaman suji merupakan salah satu jenis tanaman dari keluarga tanaman Ruscaceae. Tanaman suji ini termasuk tanaman perdu tahunan. Tanaman suji ini tumbuh tegak dengan batang bawah rhizomatous yang memiliki batang dengan ukuran panjang tanaman 1-3 m, diameter batang tanaman suji 2-4 cm. Tanaman suji ini memiliki daun yang memanjang meruncing serperti pita dengan warna kehijauan dengan ukuran panjang 15- 22 cm, lebar 2-4 cm dengan pertulangan daun yang sejajar. Bunga tanaman suji ini bunganya melalai atau bertandan dengan panjang tandan bunga sekitar 50 cm. Buah tanaman suji ini berbentuk bulat lonjong dengan warna hijau kekuningan dengan bagian dalam bijinya berwarna putih. Akar tanaman suji ini akar tunggang berwarna putih. Budidaya tanaman suji ini berkembang biak dengan cara stek dan biji. Habitat tanaman suji ini pada daerah  dekat sungai yang subur pada tanah yang lembab dengan sinar matahari yang cukup yang memiliki  ketinggian tumbuh 0 sampai 1000 m dpl.

Bagian Tanaman Daun Suji Yang Digunakan

Daun

Kandungan Tanaman Suji

Belum diketahui zat yang terkandung dalam tanaman suji, namun daun tanaman suji ini mengandung zat warna hijau.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Suji
  1. Tanaman suji bermanfaat untuk mengobati penyakit leukemia.
  2. Tanaman suji bekhasiat untuk menyembuhkan sakit asma dan sesak nafas.
  3. Tanaman suji berguna untuk menambah nafsu makan.
Catatan

Konsumsilah herbal tanaman suji ini dengan bijak dan sesuai takaran.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Landep (Barleria Prionitis L)

Manfaat dan Khasiat Tanaman Landep (Barleria Prionitis L)
 Tanaman Landep (Barleria Prionitis L)



Deskripsi Tanaman Landep

Tanaman landep adalah tanaman yang sering kita jumpai berada disekitar kita. Tanaman landep ini biasanya hidup di area ladang, tepi hutan, dan juga ditanam di depan rumah. Nama latin tanaman landep adalah Barleria Prionitis L. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman landep mempunyai nama porcupine flower. Menurut sejarah tanaman landep ini berasal dari daerah Asia Tropik dan Afrika Selatan. Ciri tanaman landep ini mempunyai daun yang agak kecil dengan bunga yang berwarna kuning. Fungsi dan kegunaan tanaman landep bagi sebagian masyarakat di Indonesia digunakan untuk tanaman hias di depan rumah karena memiliki bunga yang indah. Namun yang tidak kita ketahui ternyata tanaman landep ini mempunyai banyak manfaat dan khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Landep
Sunda : Jarong, Kembang landep
Jawa : landep
Sumatera : Bunga landak
Madura : landhep
Indonesia : Landep
Arab : Shakhad.
India : Vajradanti, Kurantaka, Koranta, Cateserina, Katsareya,Kantajati, Muti goranta, Shemulli.
Malaysia : Duri landak.
Spanyol : Espinosa amarilla. 

Klasifikasi Tanaman Landep

Kingdom : Plantae
Orders : Lamiales
Family : Acanthaceae
Genus : Barleria
Species : Barleria Prionitis L.

Anatomi dan Morfologi Tanaman Landep

Tanaman landep merupakan salah satu jenis tanaman dari keluarga tanaman berbunga (Acanthaceae). Tanaman landep ini termasuk tanaman perdu dengan tinggi 1,5 – 2 m. Tanaman landep memiliki batang yang berkayu dengan bentuk segi empat, berbuku- buku, memiliki duri kuat yang ada pada ketiak daun. Daun tanaman landep ini tunggal, daun muda tanaman landep ini berambut, letaknya saling berhadapan, dengan panjang tangkai daun dari 4 sampai 8 mm. Helai daun tanaman landep ini bentuknya jorong sampai lanset atau bundar telur memanjang, dengan ujung yang runcing, pangkal daun meruncing mengecil sepanjang tangkai, tepi daun tanaman landep rata agak berombak, dengan ukuran panjang 2 – 18 cm, dan lebar 2 – 6,5 cm. Tulang daun tanaman landep menyirip dan berwarna hijau. Tanaman landep ini bunganya tunggal, berbentuk simetris dengan dua sisi pada ketiak daun. Mahkota bunga tanaman landep ini bertaju lima, berbentuk elips memanjang, berwarna kuning. Buah tanaman landep berbentuk kotak, bulat telur, pipih, dengan ujung buah agak lancip, bertekstur keras, terbagi dua dan berwarna hijau. Biji tanaman landep berbentuk bulat telur, pipih, mengilap seperti beludu, berwarna cokelat. Tanaman landep ini berkembang biak dengan cara biji atau setek batang. Habitat tanaman landep berada pada daerah hutan kering dan hutan semak dengan ketinggian 0 sampai 900 m dari permukaan air laut.

Bagian Tanaman Yang Digunakan

Daun dan Akar

Kandungan Tanaman Landep

Tanaman landep mengandung saponin, flavonoida, polifenol, tanin, garam kalium, dan silikat.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Landep Untuk Kesehatan
  1. Tanaman landep untuk mengobati sakit rematik.
  2. Tanaman landep sebagai obat sakit pinggang.
  3. Tanaman landep berkhasiat untuk menyembuhkan sakit demam
  4. Tanaman landep digunakan untuk mengurangi kadar gula atau diabetes.
  5. Tanaman landep bermanfaat untuk antioksidan.
  6. Tanaman landep berguna untuk mengobati penyakit cacingan.
  7. Tanaman landep sebagai antimikroba, diuretik.
Catatan

Konsumsilah herbal tanaman landep ini dengan bijak dan sesuai takaran.