Manfaat dan Khasiat Tanaman Sangkal Putung / Cikal Tulang (Cissus Quadrangularis L)

gambar atau foto Tanaman Sangkal Putung / Cikal Tulang (Cissus Quadrangularis L)
 Tanaman Sangkal Putung / Cikal Tulang (Cissus Quadrangularis L)


Deskripsi Tanaman Sangkal Putung

Tanaman sangkal putung adalah tanaman semak perdu yang sering kita jumpai berada disekitar kita. Tanaman sangkal putung ini biasanya dapat dijumpai di halaman depan rumah, pekarangan, ladang dan tempat lainnya. Nama latin tanaman sangkal putung adalah Cissus Quadrangularis L. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman sangkal putung mempunyai nama  veldt grape, devil's backbone, adamant creeper, asthisamharaka, hadjod dan pirandai. Menurut sejarah asal usul tanaman sangkal putung berasal dari  Bangladesh, India atau Sri Lanka. Persebaran tanaman sangkal putung ini dari daerah Asia Selatan, Afrika, Arab, dan Asia Tenggara, Brazil, Amerika. Ciri fisik tanaman sangkal putung ini memiliki daun yang berbentuk hati dengan percabangan batang segi empat. Fungsi dan kegunaan tanaman sangkal putung ini bagi sebagai tanaman hias biasa karena batang dari tanaman sangkal putung ini unik sehingga banyak dijadikan sebagai tanaman hias depan rumah. Namun yang kita tidak tahu ternyata tanaman sangkal putung ini dapat dijadikan obat herbal dalam pengobatan berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Sangkal Pungkul

Jawa : Sangkal Putung
Indonesia : Cikal Tulang

Klasifikasi Tanaman

Kingdom: Plantae
Subkingdom: Tracheobionta
Superdivisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Subkelas: Rosidae
Ordo: Rhamnales
Famili: Vitaceae
Genus: Cissus
Spesies: Cissus quadrangularis L.

Anatomi dan Morfologi Tanaman Sangkal Putung

Tanaman sangkal putung merupakan salah satu jenis tanaman dari keluarga tanaman anggur-angguran (Vitaceae). Tanaman sangkal putung ini termasuk tanaman semak tahunan yang mana ukurannya dapat mencapai 1,5 m. Batang tanaman sangkal putung berbentuk segi empat dengan ruas panjang batang sekitar 8 sampai 10 cm dan lebar 1,2 hingga 1,5 c,  berwarna hijau.  Sisi batang tanaman sangkal putung kasar disetiap ruasnya muncul sulur atau akar berwarna putih. Daun tanaman sangkal putung ini berbentuk spiral bulat telur muncul pada ruas batangnya dengan ukuran 2-5 cm berwarna hijau. Tangkai daun tanaman sangkal putung ini cukup panjang sekitar 2-3 cm diamternya  5-11 mm. Bunga tanaman sangkal putung bunga majemuk berbentuk asimetris berukuran kecil berkelompok berwarna merah kuning, muncul pada ruas percabangan. Buah tanaman sangkal putung ini tergolong buah berry berkelempok berwarna merah. Akar tanaman sangkal putung ini akar tunggang berwarna putih. Budidaya tanaman sangkal putung ini berkembang biak dengan cara stek. Habitat tanaman sangkal putung ini berada pada tanah yang agak kering dengan syarat hidup pada ketinggian dari 0- 2000 m dari permukaan air laut.

Bagian Tanaman Sangkal Putung Yang Digunakan

Semua bagian tanaman

Kandungan Tanaman Sangkal Putung

Tanaman sangkal putung mengandung senyawa  karotenoid, triterpenoid, dan asam askorbat.


Manfaat dan Khasiat Tanaman Sangkal Putung
  1. Tanaman sangkal putung untuk mengurangi berat badan (obesitas).
  2. Tanaman sangkal putung digunakan kekurangan kalsium (osteoporosis).
  3. Tanaman sangkal putung bermanfaat untuk menyembuhkan patah tulang.
  4. Tanaman sangkal putung berkhasiat sebagai obat luka.
  5. Tanaman sangkal putung berguna untuk obat kelebihan kadar gula darah (diabetes)
  6. Tanaman sangkal putung sebagai obat penyakit jantung.
  7. Tanaman sangkal putung untuk obat tonik dan analgesik.
Catatan

Ibu hamil tidak di anjurkan untuk mengkonsumsi herbal tanaman sangkal putung

Manfaat dan Khasiat Tanaman Sirih Hutan (Piper Caducibracteum C.DC)

Gambar atau foto Tanaman Sirih Hutan (Piper Caducibracteum C.DC)
 Tanaman Sirih Hutan (Piper Caducibracteum C.DC)


Deskripsi Tanaman Sirih Hutan

Tanaman sirih hutan adalah tanaman semak perdu yang biasanya dapat dijumpai di daerah hutan, terkadang juga di tanam di pekaran, halaman rumah, dan ladang. Nama latin tanaman sirih hutan adalah Piper Caducibracteum C.DC. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman sirih hutan mempunyai nama  Amelaun Leaf. Menurut sejarah asal usul tanaman sirih hutan berasal dari daerah Indonesia tepatnya Ambon. Persebaran tanaman sirih hutan dari daerah Indonesia, Papua, Malaysia, dan daerah Asia Tenggara lainnya. Ciri fisik tanaman sirih hutan ini mempunyai daun yang berbentuk membulat berwarna hijau mirip tanaman daun sirih biasa. Fungsi dan kegunaan tanaman sirih hutan bagi sebagian masyarakat digunakan untuk di kuyah pengganti sirih dengan bahan campuran buah pinang, dan kapur. Namun ternyata tanamans sirih hutan ini dapat dipakai sebagai obat herbal dalam pengobatan berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Sirih Hutan

Indonesia : Sirih Hutan
Maluku : Sirih Utan, Sirih, Sirih Kandati
Ambon : Amelaum Albar

Klasifikasi Tanaman Sirih Hutan

Kingdom: Plantae
Subkingdom: Tracheobionta
Superdivisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Subkelas: Magnoliidae
Ordo: Piperales
Famili: Piperaceae
Genus: Piper
Spesies: Piper caducibracteum C.DC

Anatomi dan Morfologi Tanaman Sirih Hutan

Tanaman sirih hutan merupakan salah satu jenis tanaman dari suku sirih-sirihan (Piperaceae). Tanaman sirih hutan ini termasuk tanaman semak perdu  menjalar dengan ukuran yang kecil dengan tinggi  sekitar 1 m. Batang tanaman sirih hutan berdiameter 2 cm, percabangan banyak, menjalar. Daun tanaman sirih hutan berbentuk spiral elips membulat,  tangkai daun tanaman sirih hutan  panjangnya sekitar 1 cm terselubung, petulangan daun banyak menyirip, mengkilap, dengan ukurannya sekitar 4 cm x 7 cm, berwarna hijau. Bunga tanaman sirih hutan bertangkai seperti duri menyendiri dengan ukuran panjang hingga 4,5 cm. Gagang bunga tanaman sirih hutan panjangnya sedikit lebih panjang dari tangkai daun. Bunga tanaman sirih hutan malai, bunga jantan dan bunga betina berbulu, kelopak bunga panjangnya sekitar 1 mm; Bunga jantan tanaman sirih hutan  memiliki 2 benang sari. Buah kecil bentuknya mirip buah murbei, berukuran sekitar 1,5 mm,  berwarna hijau coklat tua sampai hitam. Budidaya tanaman sirih hutan ini berkembangbiaknya dengan cara stek. Habitat tanaman sirih hutan berada pada daerah yang lembab dengan sinar matahari yang sedikit.

Bagian  Tanaman Sirih Hutan Yang Digunakan

Daun

Kandungan Tanaman Sirih Hutan

Tanaman sirih hutan mengandung minyak atsiri, Saponin, flavonoid, alkoloid,  fenol alami,  kalsium nitrat, sedikit gula, tanin, karoten, tiamin, riboflavin, asam nikotinat, vitamin C, pati, dan asam amino.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Sirih Hutan
  1. Tanaman sirih hutan untuk mengobati batuk menahun
  2. Tanaman sirih hutan berkhasiat untuk penghilang bau badan.
  3. Tanaman sirih hutan bermanfaat untuk sari rapet, keputihan dan untuk menjaga kesehatan kelamin wanita.
  4. Tanaman sirih hutan digunakan obat kumur sariawan, radang mulut, sakit gigi.
  5. Daun sirih hutan sebagai obat kulit untuk sakit gatal-gatal, koreng, luka, jerawat, alaergi/ biduren
  6. Daun sirih hutan untuk pengobatan sakit asma, bronkitis.
  7. Daun sirih hutan digunakan untuk mengobati sakit jantung, dan wasir.

Catatan 

Konsumsilah herba tanaman sirih hutan ini dengan bijak dan sesuai takaran.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Amargo (Quassia Amara L)

Gambar atau Foto Tanaman Amargo (Quassia Amara L)
Tanaman Amargo (Quassia Amara L)


Deskripsi Tanaman Amargo

Tanaman amargo adalah tanaman perdu yang biasanya hidup di daerah pekarangan rumah, ladang tepi hutan dan lain-lain. Nama latin tanaman amargo adalah Quassia Amara L. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman amargo mempunyai nama Bitterwood; Quassia, Surinam; Surinam Quassia. Menurut sejarah asal usul tanaman amargo ini berasal dari Brazil. Persebaran tanaman amargo ini dari  Costa Rica, Nikaragua, Panama, Brasil, Ghana, Kamerun, Puerto Rico, Honduras, Trinidad, dan Tobag, Bolivia, Peru, Venezuela, Suriname, Kolombia, Argentina, Guyana Prancis, Guyana, Australia, dan  Indonesia. Ciri-ciri tanaman amargo ini mempunyai daun yang ukurannya agak panjang dengan cabang daun ada tiga sampai lima berwarna hijau dengan bunga berwarna merah. Fungsi dan kegunaan tanaman amargo bagi sebagian masyarakat digunakan sebagai tanaman hias karena memiliki bunga dan daun yang indah. Namun ternyata tanaman amargo ini dapat dijadikan sebagai obat herbal dalam pengobatan berbagai macam penyakit yang ada di tubuh.

Nama Daerah Tanaman Amargo

Sunda : Genteng Peujit, Ki Congcorang

Klasifikasi Tanaman Amargo

Kingdom : Plantae
Order : Sapindales
Familily Simaroubaceae
Genus : Quassia
Spesies Quassia Amara L.

Anatomi dan Morfologi Tanaman Amargo

Tanaman amargo merupakan salah satu jenis tanaman dari keluarga tanaman berbunga (Simaroubaceae). Tanaman amargo merupakan tanaman perdu yang mana ukurannya dapat mencapai 6 m. Batang tanaman amargo ini tegak percabangan banyak. Akar tanaman amargo berakar tunggang dengan warna putih kecoklatan. Daun tanaman amargo majemuk berbentuk lonjong dengan ukuran panjangnya sekitar 5-10 cm. Ujung daun tanaman amargo tumpul, pangkal daun yang membulat, dengan tekstur permukaan daun yang halus. Rasa daun tanaman amargo ini sangat pahit. Bunga tanaman amargo ini majemuk muncul pada ujung percabangan, memiliki ukuran sekitar 20-30 cm. Bunga tanaman amargo berwarna keunguan. Buah tanaman amargo bentuknya bulat berwarna putih kecokelatan. Biji tanaman amargo bentuknya membulat dengan warna putih. Budidaya tanaman amargo ini berkembang biak dengan cara stek. Habitat tanaman amargo berada pada hutan hujan dengan tanah yang lembab dengan syarat tumbuh pada ketinggian 1-25 m dari permukaan air laut.

Bagian Tanaman Amargo Yang Digunakan

Kayu dan Daun

Kandungan Tanaman Amargo 

Tanaman amargo mengandung senyawa beta-carbolines, beta-sitostenon, beta-sitosterol, dehydroquassins, asam galat, asam gentisic, hydroxyquassins, isoparain, isoparaines, isoquassins, asam malat, methylcanthins, methoxycanthins, methoxycantins, nigakilactone A, neo quassins, atau-neoquassin, parain, paraines, quassialactol, quassimarin, quassins, quassinol, quassol, dan D. simalikalactone.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Amargo Untuk Kesehatan
  1. Tanaman amargo untuk mengobati sakit perut.
  2. Tanaman amargo sebagai obat penyakit gangguan usus. 
  3. Tanaman amargo bermanfaat untuk menyembuhkan sakit demam
  4. Tanaman amargo berkhasiat sebagai obat sakit malaria.
  5. Tanaman amargo sebagai obat antibakteri dan antijamur.
  6. Tanaman amargo digunakan sebagai obat penenang.
  7. Tanaman amargo bermanfaat sebagai obat analgesik (pereda nyeri), antipiretik (penurun panas), danantiinflamasi (anti radang).
  8. Tanaman amargo berguna untuk obat asam lambung.
Catatan

Ibu hamil dan wanita yang sedang menyusui tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi herbal tanaman amargo.


Manfaat dan Khasiat Tanaman Sambung Nyawa (Gynura Procumbens (Lour.))

Gambar atau foto Tanaman Sambung Nyawa (Gynura Procumbens (Lour.))
 Tanaman Sambung Nyawa (Gynura Procumbens (Lour.))



Deskripsi Tanaman Sambung Nyawa

Tanaman sambung nyawa adalah tanaman semak perdu yang sering kita jumpai berada disekitar kita. Tanaman sambung nyawa tumbuh liar di pekarangan rumah , ladang, tepi hutan dan lain-lain. Nama latin tanaman sambung nyawa ialah Gynura procumbens (Lour.). Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman sambung nyawa mempunyai nama longevity spinach, dan leaves of life. Menurut sejarah asal usul tanaman sambung nyawa ini berasal dari Indonesia. Persebaran tanaman sambung nyawa daerah China, Jepang, Afrika, Asia Tenggara : Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam. Ciri fisik tanaman sambung nyawa mempunyai daun kecil yang mana tepi daunnya tidak rata berwarna hijau mirip daun tanaman beluntas namun dengan ukuran tanaman yang lebih kecil, rasa daun sambung nyawa pahit, bersifat mendinginkan. Fungsi dan kegunaan tanaman sambung nyawa bagi sebagian orang yang tidak mengetahuinya dianggap sebagai tanaman liar dan juga lalapan untuk hidangan makan. Namun, ternyata tanaman sambung nyawa dapat dijadikan tanaman obat herbal sambung nyawa untuk pengobatan bermacam-macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama daerah Tanaman Sambung Nyawa

Indonesia: Sambung Nyawa
Jawa : Sambung Nyowo
Malaysia: Sambung Nyawa, Akar Sebiak 
China : Pointed Phoenix Tail

Klasifikasi Tanaman Sambung Nyawa

Kingdom: Plantae
Subkingdom: Tracheobionta
Superdivisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Subkelas: Asteridae
Ordo: Asterales
Famili: Asteraceae
Genus: Gynura
Spesies: Gynura procumbens (Lour.) Merr.

Anatomi dan Morfologi Tanaman Sambung Nyawa

Tanaman sambung nyawa merupakan salah satu jenis tanaman dari keluarga tanaman kenikir-kenikiran (Asteraceae). Tanaman sambung nyawa ini termasuk tanaman semak perdu kecil dengan ukuran 1-3 m. Batang tanaman sambung nyawa ini berbentuk segi empat beruas-ruas, dengan panjang ruas dari pangkal sampai ke ujung semakin pendek, batang sambung nyawa berwarna hijau  keunguan. Daun tanaman sambung nyawa ini tunggal berbentuk lonjong memanjang membulat seperti telur terbalik tersebar, ujung daun tanaman tumpul . Tepi daun tumbuhan sambung nyawa bergerigi dan berambut halus. Tangkai daun tanaman sambung nyawa berukuran panjang 0,5 sampai 3,5 cm. Helaian daun tanaman sambung nyawa panjang 3,5-12,5 cm, lebar 1- 5,5 cm. Helaian daun bagian atas tanaman sambung nyawa berwarna hijau dan bagian bawah berwarna hijau muda dan mengkilat.  Tulang daun tanaman sambung nyawa bentuknya menyirip dan menonjol pada permukaan daun bagian bawah. Pada tiap pangkal ruas tanaman sambung nyawa terdapat tunas kecil berwarna hijau kekuningan. Akar tanaman sambung nyawa ini berakar tunggang berwarna putih kecoklatan. Bunga tanaman sambung nyawa  tersusunan dari bunga majemuk berbentuk seperti cawan atau tabung, berwarna kuning orange coklat kemerahan. Bunga tanaman sambung nyawa ini malai (panicula) sampai malai rata (corymb),  ukuran bunga tanaman sambung nyawa ini panjangnya sekitar  1,5- 2 cm, lebar 5-6 mm.   Buah tanaman sambung nyawa berbentuk garis, panjang 4 - 5 mm, berwarna coklat. Budidaya tanaman sambung nyawa ini cara berkembangbiaknya menggunakan stek. Habitat tanaman sambung nyawa ini pada daerah yang lembab dengan sinar matahari yang sedang dengan syarat tumbuh tanaman sambung nyawa berada di  ketinggian 0-500 m di atas permukaan laut

Bagian Tanaman Sambung Nyawa Yang Digunakan

Daun

Kandungan Tanaman Sambung Nyawa

Tanaman sambung nyawa mengandung  senyawa flavonoid, tanin, saponin, steroid, triterpenoid, asam klorogenat, asam kafeat, asam vanilat, asam para kumarat, asam p-hidroksi benzoat.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Sambung Nyawa Untuk Kesehatan
  1. Daun sambung nyawa untuk kanker kandungan, kanker payudara, kanker darah.
  2. Daun sambung nyawa untuk pengobatan sakit ginjal.
  3. Daun sambung nyawa untuk kolesterol yang tinggi.
  4. Daun sambung nyawa untuk tumor seperti kista karena taman sambung nyawa ini bersifat antikarsinogeik.
  5. Daun sambung nyawa untuk sinusitis.
  6. Daun sambung nyawa untuk keputihan dan kesuburan pada wanita
  7. Daun sambung nyawa obat jerawat dan sakit kulit seperti herpes.
  8. Daun sambung nyawa sebagai obat antibakteri.
  9. Daun sambung nyawa untuk pengobatan sakit limpa.
  10. Daun sambung nyawa sebagai obat sakit hipertensi atau darah tinggi.
  11. Daun sambung nyawa digunakan untuk obat sakit amandel, asma, polip, radang tenggorokan, batuk.
  12. Daun sambung nyawa untuk maag, dan ganguan lambung lainnya.
  13. Daun sambung nyawa bermanfaat untuk obat penyakit disentri.
  14. Daun sambung nyawa berkhasiat untuk obat menurunkan demam. 
Catatan

Konsumsilah herbal tanaman sambung nyawa ini dengan bijak dan sesuai takara. 

Manfaat dan Khasiat Tanaman Jakang (Homalocladium Platycladum)

Gambar Tanaman Jakang (Homalocladium Platycladum)
 Tanaman Jakang (Homalocladium Platycladum)


Deskripsi Tanaman Jakang

Tanaman jakang adalah tanaman hias yang biasanya sering kita jumpai disekitar kita. Tanaman jakang biasanya dapat ditemui di halaman depan rumah, tepi hutan, dan juga terkadang ditanam didalam pot. Nama latin tanaman jakang adalah Homalocladium Platycladum. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman jakang ini mempunyai nama Centipede Plant, Tapeworm Plant dan Ribbonbush. Menurut sejarah asal tanaman jakang ini berasal dari daerah Kepulauan Solomon, Papua Nugini. Persebaran tanaman jakang ini berada pada Puerto Rico, India, Bolivia, Madagaskar, Nikaragua, Pakistan, Indonesia. Ciri-ciri tanaman memiliki daun yang berbentuk pita, beruas-ruas berwarna hijau dengan bunga yang berwarna putih. Fungsi dan kegunaan tanaman jakang bagi sebagaian masyarakat digunakan sebagai tanaman hias karena tanaman ini memiliki daun yang unik. Namun yang tidak kita tahu ternyata tanaman jakang ini dapat digunakan juga sebagai obat tanaman jakang dalam pengobatan berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Jakang

Jawa : Cakra Birawa
Indonesia : Jakang

Klasifikasi Tanaman Jakang

Kingdom: Plantae
Subkingdom: Tracheobionta
Superdivisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Subkelas: Hamamelidae
Ordo: Polygonales
Famili: Polygonaceae
Genus: Homalocladium
Spesies: Homalocladium platycladum (F. Muell.) L.H. Bailey

Anatomi dan Morfologi Tanaman Jakang

Tanaman jakang merupakan salah satu jenis tanaman dari keluarga tanaman berbunga (Polygonaceae). Tanaman jakang ini termasuk tanaman semak perdu tahunan tumbuh tegak dengan ukuran 1-3 meter. Batang tanaman jakang ini berdiameter 1-3 cm berkayu bercabang banyak. Cabang tanaman jakang berbentuk pita memanjang dan beruas-ruas dengan ukuran panjangnya sekitar 10-30 cm, lebar 1-1-5 cm, berwarna hijau, dan tipis sekitar 7-12 mm. Daun tanaman jakang ini muncul pada setiap ruas cabang tanaman dengan bentuk memanjang tangkai dan ujung daun yang meruncing berwarna hijau dengan ukuran yang kecil. Bunga tanaman jakang ini berkelamin ganda berbentuk membulat, kelompak bunga tanaman jakung berwarna putih ukurannya kecil berkelompok, muncul pada setiap ruas percabangan. Bunga tanaman jakang akan muncul pada bulan September sampai Oktober.  Buah tanaman jakang ini berbentuk bulat lonjong berwarna merah. Akar tanaman jakang ini akar tunggang berwarna putih kecoklatan. Budidaya tanaman jakang ini berkembangbiak dengan cara stek. Habitat tanaman jakung berada pada tanah berpasir yang agak kering dengan sinar matahari yang penuh.

Bagian Tanaman Jakang Yang Digunakan

Seluruh bagian tanaman

Kandungan Tanaman Jakang

Tanaman jakang mengandung senyawa saponin, flavonoid dan tanin

Manfaat dan Khasiat Tanaman Jakang Untuk Kesehatan
  1. Manfaat tanaman jakang untuk mengobati infeksi pada kulit, luka bakar, luka luar seperti karena terjatuh.
  2. Khasiat tanaman jakang untuk obat sait antraks
  3. Tanaman jakang berguna untuk pengobatan sakit nyeri dan rematik.
  4. Tanaman jakang untuk mengobati luka gigitan ular dan serangga.
  5. Tanaman jakang sebagai obat astringent untuk mengecilkan pori-pori kulit
Catatan

Konsumsilah herba tanaman jakang ini dengan bijak dan sesuai takaran.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Akar Kuning (Arcangelisia Flava Merr)

Gambar Tanaman Akar Kuning (Arcangelisia Flava Merr)
 Tanaman Akar Kuning (Arcangelisia Flava Merr)


Deskripsi Tanaman Akar Kuning

Tanaman akar kuning adalah tanaman berkayu merambat yang sering kita jumpai berada disekitar kita. Tanaman akar kuning ini biasanya dapat kita temui di tepi hutan, dekat sungai dan daerah yang berkapur.  Nama latin tanaman akar kuning adalah Arcangelisia Flava Merr. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman akar kuning memiliki nama Yellow Fruited Moonseed. Menurut sejarah asalnya tanaman akar kuning ini berasal dari China. Persebaran tanaman akar kuning dari daerah Hainan (China), Indo-China, selatan semenanjung Thailand, Semenanjung Malaysia, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Filipina, Sulawesi, Maluku utara ke New Guinea. Ciri-ciri tanaman akar kuning ini memiliki daun yang berbentuk bulat berwarna hijau dan juga tanaman ini merambat pada tumbuhan lain. Fungsi dan kegunaan tanaman akar kuning bagi sebagian masyarakat bijinya digunakan untuk racun ikan. Namun yang jarang kita tahu ternyata tanaman obat akar kuning ini dapat digunakan untuk pengobatan berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Akar Kuning

Sunda : Ki Koneng
Jawa : Sirawan
Maluku : Daun Bulan
Malaysia: mengkunyit
Philippines: abutra (Ilokano, Bisaya), suma (Tagalog, Pampango)
Thailand: khamin khruea (Chanthaburi), kamphaeng jedchunum
Vietnam: vảy dắng.

Klasifikasi Tanaman Akar Kuning

Kingdom: Plantae
Subkingdom: Tracheobionta
Superdivisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Subkelas: Magnoliidae
Ordo: Ranunculales
Famili: Menispermaceae
Genus: Arcangelisia
Spesies: Arcangelisia flava Merr

Anatomi dan Morfologi Tanaman Akar Kuning

Tanaman akar kuning merupakan salah jenis tanaman dari keluarga tanaman berbunga (Menispermaceae). Tanaman akar kuning termasuk tanaman liana (merambat) berkayu dengan ukuran tanaman dapat mencapai 20 m. Batanag tanaman akar kuning berkayu dengan ukuran diameter batang 5-10 cm. Bagian dalam batang kayu tanaman akar kuning berwarna kuning ketika kita membelah batangnya akan mengeluarkan getah berwarna kuning juga. Daun tanaman akar kuning ini berbentuk bulat lonjong dengan ukuran 10-25 cm x 5,5-19 cm. Pertulangan daun tanaman akar kuning menjari lima pada pangkalnya. Tangkai daun tanaman akar  kuning menggembung pada kedua pangkal daun, tidak berdaun penumpu. Bunga tanaman akar kuning ini malai muncul pada ketiak daun dan dibatang. Warna kelopak dan mahkota bunga tanaman akar kuning ini berwarna kuning. Akar tanaman akar kuning ini berakar tunggang dengan akar yang berwarna coklat. Buah tanaman akar kuning berbentuk bulat kotak dengan tiga rusuk, kulit buahnya berbulu berwarna hijau ketika masih muda dan akan berwarna coklat ketika sudah tua. Biji tanaman akar kuning tunggal berukuran kecil berwarna coklat. Budidaya tanaman akar kuning ini berkembangbiaknya dengan cara biji. Habitat tanaman akar kuning ini berada pad daerah yang lembang dengan sedkit skinar matahari dengan elevansi tumbuh kurang dari 1000 meter dari permukaan air laut.

Bagian Tanaman Akar Kuning Yang Digunakan

Kayu dan daun.

Kandungan Tanaman Akar Kuning

Tanaman akar kuning mengandung zat saponin, flavonoid, dan tanin.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Akar Kuning UntukTubuh
  1. Tanaman akar kuning untuk mengobati sakit kuning.
  2. Manfaat tanaman akar kuning  untuk menyembuhkan sakit malaria.
  3. Tanaman akar kuning berkhasiat sebagai obat penyakit rematik.
  4. Tanaman akar kuning berguna untuk obat penyakit gatal-gatal.
  5. Tanaman akar kuning digunakan sebagai obat penyakit penyakit perut seperti cacingan, gangguan pencernaan, keluhan usus.
  6. Khasiat tanaman akar kuning untuk mengobati sakit luka, borok dan iritasi kulit lainnya
  7. Tanaman akar kuning sebagai obat penyakit demam, penurun panas, ekspetoran atau obat batuk, dan sariwan.
  8. Tanaman akar kuning untuk menumbuhkan rambut atau tonik.
Catatan

Bagi wanita hamil tidak dianjurkan untuk menggunakan herba tanaman ini. Untuk anak-anak dosis yang digunakan tidak boleh terlalu banyak.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Jure ( Nerium Indicum Mill)

Gambar Tanaman Jure ( Nerium Indicum Mill)
Tanaman Jure ( Nerium Indicum Mill)



Deskripsi Tanaman Jure

Tanaman jure adalah tanaman bunga yang sering kita jumpai berada di sekitar kita. Tanaman jure ini biasanya dapat di jumpai di halaman depan rumah, di pekarangan dan lain-lain. Nama latin tanaman jure adalah Nerium Indicum Mill. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman jure memiliki nama Oleander. Menurut sejarah tanaman jure ini berasal dari Afrika Utara dan Mediterania Timur. Persebaran tanaman jure ini dari daerah Maroko, Portugal, Mediterania, China, Asia Selatan, Semenanjung Arab, Indonesia, Amerika, Inggris. Ciri-ciri tanaman jure memiliki daun yang kecil memanjang dan bunga berwarna pink. Fungsi dan kegunaan tanaman jure bagi sebagian masyarakat digunakan untuk tanaman hias karena bunga tanaman jure ini memiliki warna yang indah. Namun yang tidak kita ketahui ternyata tanaman jure ini dapat digunakan untuk obat herbal alami dalam pengobatan berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Jure

Jawa : Jure, kembang mentega
Bali : Kenyeri 
Indonesia : Bunga Mentega, Bunga Oleander, Bunga Jepun
Filipina: baladre, adelfa
China: jia zhu tao 

Klasifikasi Tanaman Jure

Kingdom: Plantae
Subkingdom: Tracheobionta
Superdivisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Subkelas: Asteridae
Ordo: Gentianales
Famili: Apocynaceae
Genus: Nerium
Spesies: Nerium oleander L. Synonim : Nerium indicum Mill.

Anatomi dan Morfologi Tanaman Jure

Tanaman jure merupakan  salah satu jenis tanaman dari keluarga tanaman berbunga (Apocynaceae). Tanaman jure ini termasuk semak perdu tumbuh tegak dengan ukuran tinggi tanaman 2 sampai 5 m. Daun tanaman jure ini berbentuk garis lanset, tebal, bertangkai sekitar 2 cm yang agak membengkok dengan ibu tulang yang menonjol. Tanaman jure memiliki panjang daun sekitar  7-20 cm dan lebar 1-3 cm. Daun tanaman jure berwarna hijau, ujung dan pangkal daun meruncing dan tepi daun rata. Bunga tanaman jure berkelompok dengan bunga yang berbentuk malai muncul pada ujung ranting atau batang.  Mahkota bunga tanaman jure berbentuk corong seperti tabung pada pangkalnya mengecil. Bunga tanaman jure berwarna merah muda terkadang juga  ada yang berwarna putih. Akar tanaman jure ini akar tunggang berwarna coklat. Buah tanaman jure memiliki ukuran panjang 15 sampai 25 cm, berbentuk bulat dengan alur memanjang mirip buah tanaman kamboja. Biji tanaman jure ini kecil memanjang dimana pada bagian atas berambut putih berguna untuk terbang dalam penyebaran bijinya ketika bijinya sudah matang. Tanaman jure ini memiliki getah berwarna putih, beracun.dan pahit. Budidaya tanaman jure ini berkembangbiak dengan cara perbanyakan stek batang dan biji. Habitat tanaman jure pada daerah kering dengan sinar matahari yang banyak dan curah hujan yang sedikit yang mana hidup dari 1-700 m diatas permukaan laut

Bagian Tanaman Jure Yang Digunakan

Daun

Kandungan Tanaman Jure

Tanaman jure mengandung zat eriodorin, karabin, asam tanat, kanerin, asam 12, 13-dihidroursolat, glikosida jantung (oleandrin), 16-dehidroadinerigenin, neritalosid, odorosid, asam kanerat, asam nerikumarat, asam isonerikumarat, oleanderol, kanerodian, asam oleanderolat, kanerin, dan neriuminin, serta neridiginoside.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Jure Untuk Kesehatan
  1. Tanaman jure untuk menguatkan jantung.
  2. Tanaman jure berkhasiat peluruh kencing (deuritik).
  3. Tanaman jure digunakan obat peluruh dahak (ekspetoran).
  4. Tanaman jure berguna untuk menyembuhkan penyakit hespes.
  5. Tanaman jure bermanfaat sebagai obat anti kanker.
  6. Tanaman jure untuk obat antibakteri.
  7. Tanaman jure berguna sebagai obat antijamur.
  8. Tanaman jure dapat digunakan sebagai insektisida alami.
  9. Tanaman jure berkhasiat untuk mengobati sakit bengkak,
Catatan

Konsumsilah herbal tanaman jure ini dengan bijak dan sesuai takaran. Tanaman jure ini juga mengandung sedikit racun maka diperlukan dosis khusus dalam mengokonsumsinya.