Manfaat dan Khasiat Tanaman Anting Anting (Acalypha Australis Linn)

Manfaat dan Khasiat Tanaman Anting Anting (Acalypha Australis Linn)
 Tanaman Anting Anting (Acalypha Australis Linn)


Deskripsi Tanaman Anting Anting

Tanaman anting-anting adalah tanaman semak yang sering kita jumpai di sekitar kita. Tanaman anting-anting ini biasanya hidup di pinggir jalan, ladang dan tepi hutan. Nama latin tanaman anting-anting adalah Acalypha Australis Linn. Sedangakan dalam bahasa China tanaman anting-anting ini memiliki nama  tie xian cai. Ciri-ciri tanaman anting-anting ini memiliki ukuran tanaman yang kecil dengan bunga yang tersebar dibawah daun yang berwarna hijau. Tanaman anting-anting ini kerabat dekat dari tanaman ekor kucing. Fungsi dan kegunaan tanaman anting-anting bagi sebagian masyarakat mungkin dianggap sebagai tanaman semak. Namun yang tidak kita ketahui ternyata tanaman anting-anting ini juga memiliki segudang manfaat dan khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Anting Anting

Indonesia : Anting-anting

Klasifikasi Tanaman Anting Anting

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Euphorbiales
Famili: Euphorbiaceae
Genus: Acalypha
Spesies: Acalypha australis Linn

Anatomi dan Morfologi Tanaman Anting Anting

Tanaman anting-anting merupakan salah satu tanaman yang termasuk keluarga jenis tanaman Euphorbiaceae. Tanaman anting-anting ini tumbuh tegak dengan ukuran tanaman 30-50 cm. Tanaman anting-anting ini memiliki banyak percabangan dengan garis memanjang kasar. Daun tanaman anting-anting berbentuk bulat lonjong meruncing dengan ukuran panjang daun 2,5-8 cm lebar daun tanaman anting-anting 1,5-3,5 cm. Pada bagian ujung dan pangkal daun tanaman anting-anting lancip, tepi daun tanaman anting-anting bergerigi, dan letak daunnya berseling. Bunga tanaman anting-anting ini berkelamin tunggal dan berumah satu. Bunga tanaman anting-anting memiliki ukuran kecil, bunganya keluar dari ketiak daun dalam satu rangkaian. Buah dan biji tanaman anting-anting memiliki ukuran yang kecil.Tanaman anting-anting ini berkembang biak menggunakan biji. Habitat tanaman anting-anting pada daerah padang rumput dan dibudidayakan daerah di ketinggian 100-1,200 m (330-3,940 kaki),  sampai dengan 1.900 m (6.200 kaki), di atas permukaan laut.

Bagian Tanaman Anting Anting Yang Digunakan

Seluruh bagian tanaman anting-anting.

Kandungan Tanaman Anting Anting

Tanaman anting-anting mengandung zat pahit, antibiotik, astringen (zat penyejuk).

Manfaat dan Khasiat Tanaman Anting Anting Untuk Tubuh
  1. Tanaman anting-anting berguna untuk mengobati penyakit disentri besiler.
  2. Tanaman anting-anting untuk menyembuhkan sakit diare.
  3. Tanaman anting-anting berkhasiat sebagai obat mimisan.
  4. Tanaman anting-anting bermanfaat untuk mengobati penyakit muntah darah, kencing darah dan luka berdarah.
  5. Tanaman anting-anting digunakan sebagai obat penyejuk, dan antiradang, 
  6. Tanaman anting-anting berguna untuk peluruh kencing.
  7. Tanaman anting-anting untuk mengobati berak darah.
  8. Tanaman anting-anting berkhasiat untuk mengobati bisul, eksim, koreng, dan dermatitis.
  9. Tanaman anting-anting untuk menyembuhkan sehabis digigit ular.
  10. Tanaman anting-anting bermanfaat sebagai obat penyakit malaria
Catatan

Konsumsilah herbal tanaman anting anting ini dengan bijak dan sesuai takaran.



Manfaat dan Khasiat Tanaman Anyang-Anyang (Elaeocarpus Grandiflora J.E.Smith)

Manfaat dan Khasiat Tanaman Anyang-Anyang (Elaeocarpus Grandiflora J.E.Smith)
Tanaman Anyang-Anyang (Elaeocarpus Grandiflora J.E.Smith)


Deskripsi Tanaman Anyang-anyang

Tanaman anyang-anyang adalah tanaman yang sering kita jumpai disekitar kita. Tanaman anyang-anyang ini biasanya hidup hutan dan daerah yang lembab dan berair. Tanaman anyang-anyang ini tersebar mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, dan di Asia juga terdapat di Myanmar, Indo-China, Thailand, Malaysia, Singapura, dan Filipina. Nama latin tanaman anyang-anyang adalah Elaeocarpus Grandiflora J.E.Smith. Sedangkan dalam bahasa inggris tanaman anyang-anyang memiliki nama Lily Of The Valley Tree. Ciri tanaman anyang-anyang ini yaitu daun yang kecil memanjang seperti dasi dengan bunga yang berwarna putih, merah cerah berambut. Fungsi dan kegunaan tanaman anyang-anyang ini bagi sebagian masyarakat digunakan sebagai tanaman hias karena mempunyai bunga yang indah. Namun yang jarang kita ketahui ternyata tanaman anyang-anyang ini memiliki segudang manfaat dan khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Anyang-anyang

Sunda : Anyang-anyang, Ki Sambit
Sumatera : Anyang-anyang
Jawa : Anyang-anyang, Kemaitan, Maitan, Raja Sor, Rejasa

Klasifikasi Tanaman Anyang-anyang

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Dilleniidae
Ordo: Malvales
Famili: Elaeocarpaceae
Genus: Elaeocarpus
Spesies: Elaeocarpus grandiflora J.E.Smith

Anatomi dan Morfologi Tanaman Anyang-anyang

Tanaman anyang-anyang merupakan salah satu jenis tanaman dari keluarga tanaman berbunga (Elaeocarpaceae). Tanaman anyang-anyang pohon tinggi dengan ukuran tinggi batang 6-24 m. Daun tanaman anyang-anyang berbentuk lanset, bertangkai dan tumbuh berjejal di ujung ranting. Daun tanaman anyang-anyang ketika muda berwarna hijau sedangkan yang telah tua akan berwarna merah api. Bunga tanaman anyang-anyang bertandan tumbuh mengantung dengan jumlah bunga 4-6, panjang bunga tanaman anyang-anyang 2-10 cm. Panjang tangkai bunga tanaman anyang-anyang 3 sampai 4,5 cm. Kelopak bunga tanaman anyang-anyang berwarna merah cerah berambut. Mahkota bunga tanaman anyang-anyang berwarna putih, pangkal mahkota bertekstur sisik, ke arah ujung melebar terbagi dalam taju dan memiliki panjang ukuran 2-2,5 cm. Tonjolan dasar bunga tanaman anyang-anyang berambut halus seperti bulu dan rapat. Benang sari tanaman anyang-anyang berambut. Kepala putik tanaman anyang-anyang tidak melebar. Bakal buah tanaman anyang-anyang berbentuk telur dan berambut. Buah tanaman anyang-anyang berbentuk bulat lonjong dengan warna hijau dengan ukuran 3 cm. Habitat tanaman anyang-anyang berada  di hutan terutama di pinggir air (tempat basah), di ketinggian di bawah 500 m dpl. Cara berkembang biak tanaman anyang-anyang ini menggunakan biji dan stek. Cara menanam tanaman anyang-anyang ini di tanaman pada tanah atau dalam pot yang memiliki kandungan unsur hara yang tinggi dengan kelembapan yang cukup.

Bagian Tanaman Anyang-anyang yang Digunakan

Buah, kulit kayu, akar, dan daun

Kandungan Tanaman Anyang-anyang

Tanaman anyang-anyang mengandung elaeokarpid (zat pahit dan beracun) dan saponin.

Manfaat dan  Khasiat Tanaman Anyang-anyang Untuk Kesehatan
  1. Tanaman anyang-anyang untuk peluruh kencing (deuritik).
  2. Tanaman anyang-anyang berguna sebagai obat sakit sifilis atau kencing nanah
  3. Tanaman anyang-anyang digunakan untuk menyembuhkan sakit radang atau infeksi kandung kemih.
  4. Tanaman anyang-anyang bermanfaat untuk mengobati sakit demam.
  5. Tanaman anyang-anyang berkhasiat mengobati cacingan.

Catatan

Konsumsilah herbal tanaman anyang-anyang ini dengan bijak dan sesuai takaran.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Apel (Pyrus Malus Mill)

Manfaat dan Khasiat Tanaman Apel (Pyrus Malus Mill)
Tanaman Apel (Pyrus Malus Mill)

Deskripsi Tanaman Apel

Tanaman apel adalah tanaman buah yang sering kita jumpai berada di sekitar kita. Tanaman apel ini biasanya hidup pada daerah rendah dan dataran tinggi contoh tanaman apel kota Batu Malang. Jenis tanaman apel di dunia ini sekitas 7500 jenis varietas. Nama latin tanaman apel adalah Pyrus Malus Mill. Sedangkan dalam bahasa inggris tanaman ini memiliki nama Apple. Menurut sejarah asal tanaman apel berasal dari daerah Asia Tengah. Tanaman apel mulai di tanam di Indonesia tahun 1934. Ciri tanaman apel ini memiliki pohon yang berukuran sedang sekitar 3 sampai 10 m, berdaun sedang berwarna hijau dengan  bentuk buah apel yang berbentuk lonjong sedikit bulat dan berwarna kuning kemerahan. Rasa dari buah tanaman apel ini ada yang manis dan sedikit masam tergantung jenisnya, bertekstur renyah dan sedikit berair. Kegunaan tanaman apel bagi sebagian masyarakat digunakan untuk komonditi buah saja. Namun ternyata tanaman apel ini juga memiliki segudang manfaat dan khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit yang ada di tubuh.

Nama Daerah Tanaman Apel

Indonesia : Apel

Klasifikasi Tanaman Apel

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Rosales
Famili: Rosaceae (suku mawar-mawaran)
Genus: Pyrus
Spesies: Pyrus Malus Mill.
Anatomi dan Morfologi Tanaman Apel

Tanaman apel merupakan salah satu tanaman dari jenis genus tanaman Pyrus. Tanaman apel pohon apel ini mempunyai ukuran 7-10 m. Batang tanaman apel berkayu cukup keras dan kuat. Tanaman apel mempunyai kulit kayu cukup tebal, warna muda kecoklatan sampai coklat kuning keabu-abuan. Tanaman apel ini memiliki banyak dahan dan ranting. Daun tanaman apel ini berukuran sedang. Bentuk daun tanaman apel berbentuk bulat telur dengan tepian bergerigi kecil. Bunga tanaman apel membesar dan mengembang lalu akan menjadi buah yang padat dan berisi. Buah tanaman apel berbentuk bulat lonjong bersegi empat dengan tangkai buah yang masuk kedalam. Warna buah apel berwarna hijau, kuning, kemerahan. Biji tanaman apel berbentuk seperti bulat sabit berwarna kehitaman. Akar tanaman apel berakar tunggang. Habitat tanaman apel ini berada pada dataran tinggi yang mempunyai temperatur dingin. Cara budidaya tanaman apel secara vegetatif yaitu okulasi tanaman apel, sambungan tanaman apel, dan stek tanaman apel. Budidaya tanaman apel organik penggunaan pupuk kandang dalam meningkatkan unsur hara dalam tanah, penggunaan pestisida alami, dan pemberdayaan musuh alami dalam mengatasi hama tanaman apel.
 
Bagian Tanaman Apel Yang Digunakan

Buah

Kandungan Tanaman Apel

Tanaman apel mengandung senyawa pektin dan zat gizi, antara lain (per 100 g) kalori 58 kalori; karbohidrat 14,9 gram; lemak 0,4 gram, protein 0,3 gram; kalsium 6 mg; fosfor 10 mg; besi 0,3 mg; vitamin A 90 SI, vitamin B1 0,04 mg, vitamin C 5 mg, dan air 84%.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Apel Bagi Kesehatan
  1. Tanaman apel bermanfaat untuk mengobati antiradang.
  2. Tanaman apel berkhasiat menyembuhkan penyakit peluruh kencing (deuritik).
  3. Tanaman apel berguna untuk menyembuhkan sakit diabes melitus.
  4. Tanaman apel digunakan sebagai obat sakit diare.
  5. Tanaman apel sebagai penyejuk (astringen).

Catatan

Konsumsilah herbal tanaman apel ini dengan bijak dan sesuai takaran.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Asem Asem (Rumex Nepalensis Spreng)

Manfaat dan Khasiat Tanaman Asem Asem (Rumex Nepalensis Spreng)
Tanaman Asem Asem (Rumex Nepalensis Spreng)



Deskripsi Tanaman Asem Asem

Tanaman asem asem adalah tanaman herbal tahunan yang tumbuh tegak lurus. Tanaman asem asem ini di dunia terdapat 200 jenis namun yang digunakan dalam pengobatan hanya beberapa saja. Tanaman asem asem dapat dijumpai di padang rumput, semak, hutan hujan, tepi hutan, sungai padang rumput, dan rawa. Penyebaran tanaman asem asem mulai dari  Asia ke Asia ke China, Vietnam dan Indonesia; Afrika, terutama di timur dari Eritrea dan Somalia kemudian Afrika Selatan. Nama latin tanaman asem asem adalah Rumex Nepalensis Spreng. Sedangkan dalam bahasa inggris tanaman asem asem memiliki nama dockweed.  Ciri-ciri tanaman asem asem ini memiliki daun yang panjang berwarna hijau dan berbatang lunak. Fungsi dan kegunaan tanaman asem asem ini bagi sebagian masyarakat digunakan sebagai sayuran. Namun yang jarang kita ketahui ternyata tanaman asem asem ini berguna juga untuk mengobati berbagai macam penyakit yang ada di tubuh kita.

Nama Daerah Tanaman Asem Asem

Indonesia : Asem Asem

Klasifikasi Tanaman Awar-Awar
  • Plantae 
  • Angiospermae 
  • Dicotyledoneae 
  • Polygonales 
  • Polygonaceae 
  • Rumex 

Anatomi dan Morfologi Tanaman Asem Asem

Tanaman asem asem merupakan tanaman semak tahunan dari keluarga tanaman berbunga (Polygonaceae). Tanaman asem asem berukuran kecil dengan batang yang lunak berwarna hijau ke abu-abuan. Daun tanaman asem asem ini agak lonjong, berbentuk mirip anak panah pada bagian dasarnya, dan panjangnya kira-kira 10 cm. Tangkai bunga tanaman asem asem bisa mencapai tinggi kira-kira 50-180 cm. Bunga tanaman asem asem ini bertangkai panjang dengan bunga yang berbentuk seperti daun bergerigi berkelompok mirip bunga tanaman kemangi, dan berwarna hijau kemerahan. Ketika bunganya sudah masak akan berwarna kecoklatan dan didalamnya ada biji yang berbentuk bulat berwana kehitaman. Tanaman asem asem berkembang biak menggunakan biji. Cara menanam tanaman asem asem ini sebarkan biji pada tanah mengandung banyak unsur hara yang mana tanahnya sedikit berair kemudian setiap hari disirami tapi jangan terlalu banyak cukup saja agar kelembapan tanah ada tunggu.sampai muncul tunas. Habitat tanaman asem asem ini berada pada wilayah pegunungan dengan ketinggian 690 sampai 4300 dari permukaan laut.

Bagian Tanaman Asem Asem Yang Digunakan

Akar

Kandungan Tanaman Asem Asem

Tanaman asem asem mengandung rumicine, tanin, nepaline, dan nepodine

Manfaat dan Khasiat Tanaman Asem Asem bagi Kesehatan
  1. Tanaman asem asem berguna untuk penyejuk (astringen).
  2. Tanaman asem asem digunakan sebagai obat antibakteri.
  3. Tanaman asem asem untuk mengobati sakit rematik.
  4. Tanaman asem asem bermanfaat untuk mengobati nyeri perut dan sakit perut.
  5. Tanaman asem asem berkhasiat sebagai obat sakit kolik.
  6. Tanaman asem asem sebagai obat sakit tulang dislokasi.
  7. Tanaman asem asem untuk menyembuhkan sakit gusi bengkak.
  8. Tanaman asem asem berguna untuk meredakan sakit kepala.
Catatan 

Konsumsilah herba tanaman asem asem ini dengan bijak dan sesuai takaran.




Manfaat dan Khasiat Tanaman Awar-Awar (Ficus Septica Burm L.)

Manfaat dan Khasiat Tanaman Awar-Awar (Ficus Septica Burm L.)
Tanaman Awar-Awar (Ficus Septica Burm L.)

Deskripsi Tanaman Bakau

Tanaman awar-awar adalah tanaman yang sering kita jumpai berada di sekitar kita. Tanaman awar-awar ini biasanya tumbuh liar pada tepi jalan, dan di dekat hutan. Nama latin tanaman awar-awar adalah Ficus Septica Burm L. Tanaman awar-awar ini berasal dari daerah kepulauan Ryukyu Jepang kemudian menyebar hingga seluruh kawasan Malesia (kecuali Semenanjung Malaya), Kepulauan Solomon hingga Vanuatu, dan Queensland di Australia bagian utara. Tanaman awar-awar ini merupakan kerabat dekat dari tanaman beringin. Tanaman awar-awar memiliki ciri-ciri berdaun lebar dengan buah berbentuk bulat bintik-bintik kehijauan dan apabila ketika batangnya disayat akan mengeluarkan getah kuning muda. Kegunaan dan fungsi tanaman awar-awar bagi sebagaian masyarakat mungkin di anggap sebagai tanaman liar. Namun yang jarang kita ketahui ternyata tanaman awar-awar ini memiliki segudang manfaat dan khasiat dalam mengobati berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Awar-Awar

Minahasa : Tagalolo, Bei, dan Loloyan. 
Ambon : Sirih Popar.
Banten : Kokoleceran.
Sunda : Ki Cayat.
Jawa : Awar-Awar.
Madura : Bar-abar.
Belitung : Awar-awar.
Makasar : Tobotobo.
Bugis : Dausalo.
Halmahera : Bobulutu.
Ternate : Tagalolo.

Klasifikasi Tanaman Awar-Awar

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Dilleniidae
Ordo: Urticales
Famili: Moraceae (suku nangka-nangkaan)
Genus: Ficus
Spesies: Ficus septica Burm.F

Anatomi dan Morfologi Tanaman Awar-Awar

Tanaman awar-awar merupakan salah satu jenis tanaman dari keluarga suku tanaman nangka-nangkaan (Moraceae). Tanaman awar-awar ini termasuk tanaman semak perdu yang mempunyai ukuran sekitar 1-5 m. Tanaman awar-awar biasanya tumbuh disekitar hutan. Batang tanaman awar-awar berwarna abu-abu sedikit keputihan. Batang tanaman awar-awar berbentuk membengkok dan bertekstur sedikit lunak. Ranting tanaman awar-awar berbentuk bulat, berongga, dan mempunyai getah bening. Daun tanaman awar-awar ini berdaun tunggal dengan panjang tangkai daun sekitar 3 cm. Daun tanaman awar-awar memiliki daun penumpu tunggal yang besa, meruncing, dan posisi daun saling berhadapan. Daun tanaman awar-awar ini mempunyai bentuk elips, pangkal daun membulat, ujung daun tanaman awar-awar menyempit tumpul, tepi daun rata, permukaan atas daun berwarna hijau tua mengkilat, dan memiliki bintik-bintik bulat. Permukaan daun tanaman awar-awar berwarna hijau muda, sisi kiri dan sisi kanan tulang daun tanaman awar-awar pada bagian tengahnya memiliki perdaun 6-18, tulang daun samping, dan kedua sisi tulang daun berwarna pucat. Bunga tanaman awar-awar ini majemuk berbentuk mirip seperti periuk berpasangan, tangkai bunga tanaman awar-awar pendek, dan pangkal bunga tanaman awar-awar terdiri dari tiga daun pelindung berwarna hijau dengan ukuran diameternya kira-kira 1,5 cm.  Waktu berbunga tanaman awar-awar ini mulai bulan Januari – Desember. Buah tanaman awar-awar ini berbentuk seperti telur membulat dan berdaging. Ketika buah tanaman awar-awar belum masak akan berwarna hijau namun ketika buahnya sudah masak akan berwarna kekuningan dengan diameter ukuran buah 1,5 cm sampai 2 cm. Cara berkembang tanaman awar menggunakan stek dan biji.  Habitat tanaman awar-awar ini tumbuh pada daerah dengan ketinggian 1200 m dpl, yang mana banyak ditemukan di tepi jalan, semak belukar dan hutan terbuka.

Bagian Tanaman Awar-Awar Yang Digunakan

Daun, Akar, Getah dan Buah

Kandungan Tanaman Awar-Awar

Tanaman awar-awar mengandung alkoloid, tilosrebrin (hauptalkoloid), tiloforin, septisin, antofin, dan flavonoid

Manfaat dann Khasiat Tanaman Awar-Awar Untuk Kesehatan
  1. Tanaman awar-awar untuk menghambat pertumbuhan bakteri.
  2. Tanaman awar-awar berguna untuk menyembuhkan penyakit kulit seperti bisul.
  3. Tanaman awar-awar digunakan sebagai obat sakit radang usus buntu.
  4. Tanaman awar-awar bermanfaat untuk mengobati gigitan ular berbisa.
  5. Tanaman awar-awar berkhasiat sebagai obat sesak nafas
Catatan 

Konsumsilah herba tanaman awar-awar ini dengan bijak dan sesuai takaran.

Manfaat dan Khasiat Bakau (Rhizophora Apiculata BI.)

Manfaat dan Khasiat Bakau (Rhizophora Apiculata BI.)
Tanaman Bakau (Rhizophora Apiculata BI.)


Deskripsi Tanaman Bakau

Tanaman bakau adalah pohon air payau sering kita jumpai berada disekitar kita. Tanaman bakau banyak hidup atau tumbuh di wilayah pesisir pantai atau rawa. Jenis tanaman bakau di dunia ada 5 spesies.  Tanaman bakau memiliki nama latin Rhizophora Apiculata BI. Sedangkan dalah bahasa inggris tanaman bakau memiliki nama mangrove. Tanaman bakau menyebar dari wilayah Sri Lanka, Semenanjung Malaya, seluruh Indonesia, sampai ke Australia tropis dan pulau-pulau di Pasifik. Ciri-ciri tanaman bakau memiliki akar tunjang yang besar dan berkayu, batang berwarna putih kecokltan, serta daun berbentuk lonjong berwarna hijau. Tanaman bakau dapat hidup di daerah rawa karena mempunyai akar tunjang. Kegunaan dan fungsi tanaman bakau di kawasan pantai berguna untuk mencegah terjadinya  abrasi air laut atau penahan gelombang air laut yang akan ke darat.  Namun yang jarang kita ketahui ternyata tanaman bakau ini juga memiliki banyak manfaat dan khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit yang ada ditubuh.

Nama Daerah Tanaman Bakau

Jawa :  Tancang, Tanjang
Manado : Tinjang
Bugis : Bangko
Timor : kawoka

Bako Rayap, Bakau Kecil, Bako, wako, jangkar

Klasifikasi Tanaman Bakau

Kerajaan : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas :  Magnoliopsida
Famili : Malpighiales
Genus : Rhizophoraceae
Spesies : Rhizophora apiculata BI.

Anatomi dan Morfologi Tanaman Bakau

Tanaman bakau merupakan salah satu jenis tanaman yang berasal dari keluarga tanaman Malpighiales. Tanaman bakau termasuk pohon yang besar yang mempunyai ukuran 1-25 m. Tanaman bakau memiliki akar tunjang yang tubuh secara tidak beraturan sehingga keluar dari batang dan tumbuh kedalam substrat. Daun tanaman bakau berbentuk lonjong, pertulanagan daun berada ditengah, berwarna hijau. Tanaman bakau bunganya berkelompok dua-dua, dengan mahkota bunga gundul dan berwarna kekuningan. Buah tanaman bakau kecil berbentuk memanjang dengan bagian ujung tangkai buah membulat berwarna coklat dengan ukuran  panjangnya 2 – 3,5 cm kemudian memajang ke ujung buah ukurannya 18 – 38 cm, dan berwarna hijau. Tanaman bakau berkembang biak menggunakan biji. Cara menanam tanaman bakau ini dengan menancapkan atau membenangkan biji tanaman bakau tersebut kedalam tanah yang berlumpur kemudian tunggu beberapa hari hingga muncul tunas tanaman. Tanaman bakau tumbuh pada daerah berlumpur serta dipesisir pantai dan pinggir muara sungai yang menuju kepantai. Habitat tanaman bakau menyukai tempat yang tergenang air (payau) dan pertumbuhan dipengaruhi oleh pasang surut air laut.

Bagian Tanaman Bakau Yang Digunakan

Daun dan kulit batang.

Kandungan Tanaman Bakau

Tanaman bakau mengandung zat samak

Manfaat dann Khasiat Tanaman Bakau Untuk Kesehatan
  1. Tanaman bakau untuk mengobati disentri.
  2. Tanaman bakau berguna untuk melangsingkan badan.
  3. Tanaman bakau digunakan untuk menghentikan pendarahan.
  4. Tanaman bakau bermanfaat untuk homeostatis.
  5. Tanaman bakau berkhasiat sebagai obat antiseptik.
Catatan 

Konsumsilah herba tanaman bakau ini dengan bijak dan sesuai takaran.

Manfaat dan Khasiat Bangle (Zingiber Purpureum Roxb)

Manfaat dan Khasiat Tanaman Bangle (Zingiber Purpureum Roxb)
Tanaman Bangle (Zingiber Purpureum Roxb)



Deskripsi Tanaman Bangle

Tanaman bangle adalah tanaman rempah yang sering kita temukan disekitar kita. Tanaman bangle dapat dijumpai pada pekarangan rumah, tepi hutan, dan kebun. Nama latin tanaman bangle adalah Zingiber Purpureum Roxb. Sedangkan dalam bahasa Inggris tanaman bangle mempunyai nama Purple Ginger. Tanaman bangle ini tersebar dari daerah Asia tropika dari India sampai wilayah Asia Tenggara seperti Vietnam, Thailand, Malaysia, Indonesia, Myanmar, Laos dan Kamboja. Ciri-ciri tanaman bangle ini mempunyai bunga yang berbentuk bongol seperti bonggol tanaman jagung berwarna hijau kemerahan dengan daun memanjang dan lancip berwarna hijau. Fungsi dan kegunaan tanaman bangle bagi sebagian masyarakat digunakan untuk bumbu dapur. Rimpang tanaman bangle berbau khas aromatik, rasanya agak pahit dan agak pedas. Namun yang jarang kita ketahui ternyata tanaman bangle ini mempunyai segudang manfaat dan khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit yang ada di tubuh.

Nama Daerah Tanaman Bangle

Jawa : Bangle.
Sunda : Panglai.
Madura : Pandhiyang.
Sumatera : Bengle, Mugle, Baglai, Baniai, Banglai, Bunglai, Bangle, Kunyit Bolai, Kunit Bolai.
Bali : Banggele.
Maluku : Unin Pakei, Unin Makei, Bangle, Bongle.
Kalimantan : Bangalas.

Klasifikasi Tanaman Bangle

Kingdom: Plantae ( Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta ( Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta ( Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta ( Tumbuhan berbunga)
Kelas: Liliopsida ( berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas: Commelinidae
Ordo: Zingiberales
Famili: Zingiberaceae ( suku jahe-jahean)
Genus: Zingiber
Spesies: Zingiber purpureum Roxb

Anatomi dan Morfologi Tanaman Bangle

Tanaman bangle merupakan salah satu tanaman dari keluarga suku tanaman jahe-jahean (Zingiberaceae). Tanaman bangle ini termasuk tanaman semusim yang tumbuh tegak dengan ukuran dapat mencapai 1 m. Tanaman bangle ini biasanya tumbuh berkelompok. Tanaman bangle memiliki batang semu yang terdiri dari pelepah daun dibagian pinggir ujungnya berambut sikat. Daun tanaman bangle tunggal letaknya berseling, berbentung panjang lonjong dengan bagian ujung daun meruncing atau lancip, dengan bagian pangkal daun tumpul dan berbulu halus. Tanaman bangle pertulangan daunnya menyirip dengan ukuran daun 23 sampai 25 cm, lebar daun 20 sampai 40 mm, dan berwarna hijau. Bunga tanaman bangle majemuk berbentuk tandan yang muncul dari ujung pangkal batang tanaman, panjang tangkai bunga bangle 20 cm. Tanaman bangle bunganya berbentuk bulat lonjong dengan ukuran 6-10 cm, lebar 4-5 cm. Kelopak bunga tanaman bangle tersusun seperti sisik ular, berbentuk tabung, ujungnya bergigi tiga, berwarna merah kehijauan. Tanaman bangle mempunyai rimpang yang menjalar dan berdaging, berbentuk tidak beraturan, tebal rimpang tanaman bangle 2 sampai 5 mm dengan permukaan rimpang tidak rata.Warna rimpang tanaman bangle berwarna kecoklatan. Tanaman bangle berkembang biak menggunakan rimpang. Cara menanam tanaman bangle ini dengan memotong beberapa bagian rimpangnya kemudian kubur dengan tanah yang memiliki unsur hara yang banyak kemudian siram dengan air tunggu hingga tunasnya muncul. Tanaman bangle hidup pada daerah yang mempunyai intensitas cahaya matahari yang cukup dan tanaman ini tidak menyukai media tanah yang becek atau tergenang air karena akan menyebabkan pembusukan pada rimpangnya. Habitat tanaman bangle berada pada dataran rendah sampai 1.300 m dpl.

Bagian Tanaman Bangle Yang Digunakan

Daun dan rimpang

Kandungan Tanaman Bangle

Tanaman bangle mengandung minyak atsiri ( sineol, pinen), damar, pati, dan tanin.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Bangle Untuk Kesehatan
  1. Tanaman bangle untuk mengobati demam.
  2. Tanaman bangle berguna untuk menurunkan panas (antipiretik). 
  3. Tanaman bangle digunakan sebagai obat peluruh kentut (kaminatif).
  4. Tanaman bangle bermanfaat untuk obat peluruh dahak (ekspetoran), batuk berdahak.
  5. Tanaman bangle berkhasiat untuk membersihkan darah.
  6. Tanaman bangle digunakan untuk obat cacingan (vermifuge).
  7. Tanaman bangle sebagai obat sakit kepala.
  8. Tanaman bangle berguna sebagai obat penyakit perut nyeri,perut kembung.
  9. Tanaman bangle digunakan untuk obat sakit masuk angin.
  10. Tanaman bangle untuk menyembuhkan sakit rematik.
  11. Tanaman bangle bermanfaat sebagai jamu untuk ibu yang setelah melahirkan (mengecilkan perut).
  12. Tanaman bangle untuk menambah nafsu makan.
Catatan 

Konsumsilah herbal tanaman bangle ini dengan bijak dan sesuai takaran.